Arsip Tag: nagaswara

Bikin Pangling, Dilza Hadirkan ‘Jangan Pernah Selingkuh’ dalam Versi RnB

Kamarmusik.net, JAKARTA – Perlahan tapi pasti, karier musik Dilza terus menanjak. Di usia yang masih terbilang muda, dara kelahiran Padang 16 Februari 2001 ini memiliki suara merdu dan berkarakter. Pesona bintang yang mengalir pada dirinya telah dibuktikan lewat dua single yaitu “Seseorang Dihatimu” dan “Jangan Pernah Selingkuh”.

Kedua lagu tersebut ia rilis di tahun 2017. Lagu yang pertama disebut pada bulan April dan lagu yang terakhir diperkenalkan pada bulan September. Kedua singlenya diciptakan oleh musisi yang sama yaitu Ato, vokalis band Angkasa. Perbedaannya, adalah lagu yang baru ia kenalkan ini adalah hit dari band Angkasa yang kemudian dikemas kekinian dengan balutan aransemen musik Pop RnB.

Lagu ini menurut Ato, memang telah dipersiapkan secara matang untuk Dilza, tentunya atas persetujuan Rahayu Kertawiguna, CEO Nagaswara. Melalui lagu ini, Nagaswara ingin membawa Dilza lebih intens lagi dikenal luas oleh para penikmat musik tanah air. Penyanyi yang terinfluence oleh Ariana Grande ini digadang-gadang akan cepat naik daun, apalagi ia juga mahir ngedance dan bermain instrumen seperti piano dan gitar.

Mengenal lebih dekat sosok Dilza

Bikin Pangling, Dilza Hadirkan 'Jangan Pernah Selingkuh' dalam Versi RnB
Dilza kerap disebut Ariana Grande nya Indonesia (Foto: Dok. Nagaswara).
Nama akte lahirnya adalah Fadila Amalda yang kemudian beken dengan nama panggung Dilza. Memang ia lahir di tanah Minangkabau, namun ia besar di kota Batam. Ketertarikannya pada dunia nyanyi, tercium sejak umur 10 tahun.
Sebelum nyemplung lebih dalam sebagai penyanyi, Dilza pernah berperan di sebuah film horor yang ditayangkan di Singapura. Selebihnya, prestasinya juga mentereng di ranah modelling. Ia pernah meraih Runner Up Bintang Indonesia 2009, Inez Icon 2014, Juara 3 REI IDOL 2015, Juara 2 Inul Vizta Icon 2016, dan Juara 3 Putri Campus 2016.

Putri dari seorang penyelenggara event organizer di kota Batam ini tampil pertama kali di acara launching sebuah motor pada tahun 2014. Setelah itu, banyak acara manggung yang ia lakoni. Bukan hanya sekadar di kandang sendiri di kota Batam, tapi juga ke kota lain seperti Padang, Pekanbaru, Lagoi, Tanjung Balai, Tanjung Pinang, dan lainnya.

Hijrah ke Jakarta 

Bergabungnya Dilza dengan Nagaswara tak lepas dari peran Ato Angkasa. Kala itu, ibunya membuat event di kota Batam dengan mengundang penampil yaitu band Angkasa. Saat itu, ada sesi duet Dilza dengan Angkasa. Saat itu juga, Ato yakin bahwa Dilza bisa lebih bersinar kariernya kalau ia mau melebarkan sayapnya di ibukota Jakarta.

Ato pun memboyong Dilza bersama ibunya ke Jakarta dan segera memperkenalkannya ke Rahayu Kertawiguna. Gayung bersambut. CEO Nagaswara tersebut tertarik dan Dilza pun dikontrak oleh Nagaswara sebagai solois.

Tak mau berleha-leha dahulu, Ato bergegas menyiapkan 3 single untuk dinyanyikan Dilza. Dari materi yang disodorkan ke Nagaswara, terpilihlah single “Seseorang Dihatimu” yang menjadi single perdana Dilza. Lagu tersebut bertutur tentang kisah cinta yang dikhianati oleh pasangan yang pura-pura mencintai dan bersandiwara lewat sikapnya. Namun ternyata, dia telah mempunyai seseorang di hatinya.

Kurang lebih inilah lirik single perdana dari Dilza yang telah memiliki 13 ribu lebih pengikut di Instagram.

Senyummu membuatku/ Percaya akan tingkah lakumu/ Baikmu kepadaku/ Menyamarkan kepribadianmu/ Kau sentuh aku dengan dustamu/ Kau permainkan perasaanku/

Aku tahu kamu pura pura memcintaiku/ Tapi tak dengan hatimu/ Ku tahu kamu sebenarnya/ Telah mempunyai seseorang dihatimu/

Senyummu membuatku/ Percaya akan tingkah lakumu/ Baikmu kepadaku/ Menyamarkan kepribadianmu/

Kau sentuh aku dengan dustamu/ Kau permainkan perasaanku//

Lagu yang bisa bikin sedih dan baper ini telah mengundang penasaran 28 ribu lebih penonton YouTube per tanggak 5 Juni 2017. Sampai berita ini diturunkan, Kamis (25/10/2017), videoklip “Seseorang di Hatimu” telah disaksikan sekitarr 40 ribu penonton.

Bagaimana dengan single keduanya? Ternyata, antusiasmenya lebih gokil. Baru 2 minggu diupload, videoklip “Jangan Pernah Selingkuh” telah menyita perhatian lebih dari 65 ribu viewers. Sebuah pergerakan bagus untuk penyanyi pendatang baru. Apalagi ia mampu membuat pangling penonton lewat hentakan musik pop RnB nya.

 

edofumikooo

 

Save Musik Original Indonesia, Nagaswara Gandeng Sinergi Karya Optima

Kamarmusik.net, JAKARTA – Save musik original! Nagaswara menghadirkan sebuah album kompilasi VCD Karaoke bertajuk I Love DanceDhut. Sesuai spiritnya dalam menuntaskan pembajakan, Big Indie Label ini kembali bekerjasama dengan Sinergi Karya Optima (SKO) untuk memasarkan album ini ke gerai AlfaMidi dan Lawson yang ada di seluruh Indonesia. Tentu saja kemudahan didapat karena album ini bisa dibeli di hampir 1500 gerai kedua toko tersebut.

Kerjasama ini semakin memperlihatkan kebersamaan yang kokoh dan berkomitmen penuh untuk mendukung kemajuan musik original di Indonesia. Pertama, tahun 2014. Album VCD Karaoke Goyank Dangdut yang berisi 12 lagu dengan 12 penyanyi. Setahun kemudian, NAGASWARA bersama SKO, ALFAMIDI dan LAWSON merilis CD album Wali yang berjudul Doain Ya Penonton yang memuat 14 lagu yang diciptakan Apoy dan kawan-kawan.

Tahun ini, kerjasama kembali terjalin industri. Tujuannya tentu saja menyelamatkan musik original, berupa penjualan album VCD kompilasi karaoke dari 8 artis penyanyi DanceDhut NAGASWARA untuk didistribusikan secara merata ke seluruh outlet ALFAMIDI dan LAWSON yang tersebar di lndonesia.

Semangat yang diterapkan SKO bersama ALFAMIDI dan LAWSON dalam target omzet 50 sampai 100 ribu keping album VCD karaoke telah dipikirkan dengan baik. Pemberian insentif untuk kasir, top seller, bundling product, dan visit artis ke outlet-outlet yang tersebar diseluruh Indonesia, menjadi strategi dan daya tarik dalam meningkatkan penjualan.

“SKO, dalam hal ini, sangatlah terbuka untuk mendukung penjualan musik dan lagu-lagu karya anak bangsa, ”ujar Pradana Sugarda, selaku Direktur PT Sinergi Karya Optima.

Nah, tanggal 29 Agustus 2017 kemarin, album kompilasi VCD karaoke ini resmi dirilis di sebuah kafe di bilangan Melawai, Jakarta Selatan. Seluruh artis yang namanya tertera di album tersebut tentunya hadir dan memeriahkan acara launching ini. Sebut saja Siti Badriah, Fitri Carlina, Duo Anggrek, Hesty Klepek Klepek, Sherly May, Mozza Kirana, Ratu Idola, dan Baby Shima.

Materi lagu yang ada di album kompilasi VCD karaoke I Love DanceDhut berisi 12 lagu asyik: “Undangan Mantan”, “Pujaan Hati”, ”Telolet Klepek Klepek”, “Goyang Nasi Padang”, ”Makan Hati”, “Ada Gajah Di Balik Batu”, “Mama Minta Pulsa”, “Musim Hujan Musim Kawin”, “Tua-Tua Keladi”, “Sumo” (Susah Move on), ”Firasat” dan “Tanpa Kekasih” Kekuatan hampir 1500 toko Alfamidi dan Lawson di Indonesia, diharapkan album ini bisa didapatkan dengan mudah.

“Kami harap bisa mencapai target omset 50 sampai 100 ribu keping VCD Karoke. Insentif untuk kasir, top seller, bundling product, dan visit artis ke outlet-outlet yang tersebar di seluruh Indonesia. Ini menjadi strategi dan daya tarik dalam meningkatkan penjualan. CD original ini tentu lebih baik kualitasnya untuk berkaraoke dari pada yang bajakan. Kita boleh adu kualitasnya,” papar Rahayu Kertawiguna, CEO Nagaswara.

Sampai kapan para pembajak nakal tega menghancurkan musik original Indonesia?

Dulu kalau kita ingin beli karya musik berupa kaset dan CD original, yang langsung terpikir dalam pikiran kita adalah jaringan toko kaset Disc Tarra dan lainnya. Sekarang, di rezim virtual, ritual beli produk karya musik original sudah tak lagi seperti dulu. Kesempatan musisi dan label musik untuk memajang produk originalnya kian terbatas. Kenapa?

Apalagi kalau bukan karena karya musik original masih dikangkangi para pembajak karya cipta, Keberadaan para pembajak ibarat penjajah yang membuat para pencipta lagu dan pemilik royalti jadi terbelenggu di negeri sendiri.

“Aku serius mau bawa DanceDhut ini ke Amerika, karena di sana fasilitas alat musiknya sudah lengkap. Minimal mau mengenalkan ke komunitas masyarakat Indonesia di US bahwa kita punya genre bernama DanceDhut. Harapan aku, musik Dancedhut bisa dikenal sampai mancanegara dan jadi musik dunia,” lontar Sherly May

Sementara itu ada satu-satunya penyanyi dari luar Indonesia, namanya Baby Shima. Untuk genre DanceDhut, penyanyi yang terkenal sebagai Ratu Smule ini sukses menjadi satu-satunya penyanyi Dancedhut asal Malaysia.

“Shima tahu dangdut musik masyarakat dan digemari di Indonesia. Shima tidak pikir dua kali untuk menerima tawaran Nagaswara untuk bernyanyi dangdut,” paparnya.

Satu per satu penyanyi mendendangkan lagu miliknya. Termasuk penyanyi yang pada hari launching album, berulang tahun, yaitu Mozza Kirana.

“Terima kasih atas kejutannya, tadinya mau diam-diam nggak dirayain ulang tahun aku. Eh tiba-tiba ada kue ulang tahun buat aku. Terima kasih semuanya,” ceplos Mozza

Sementara itu, Fitri Carlina membawakan lagu berjudul “Pujaan Hati”. Sebuah track indah yang mengungkapkan curhat penyanyi yang memiliki bisnis Banyuwangi Savana Cake tersebut karena sering ditinggal kerja oleh suaminya.

Sherly May kebagian menyanyikan lagu “Firasat” ciptaan Ato Angkasa.

“Saya merasa terhormat karena menyanyikan lagu Ato Angkasa pertama yang bergenre dangdhut,” ungkapnya.

lain lagi cerita Devay Duo Anggrek. Lagu “Goyang Nasi Padang” sering nangkring di top chart Radio. Menurutnya, lagi ini lebih dangdut dan menjadi semacam lagu kebangsaan rumah makan padang.

“Awalnya nggak kepikiran lagu ‘Goyang Nasi Padang’ bisa meledak secepat ini. Hasilnya memuaskan. Meski sempat tertunda, tapi Alhamdulillah jadi chart nomor satu di banyak radio,” beber Devay.

Ya, lagu tersebut memang juara. Sejak dipublish di YouTube pada tanggal 25 Mei 2017, video musik “Goyang Nasi Padang” telah dinikmati lebih dari sejuta penonton. Data yang dihimpun pada Rabu (20/9/2017), viewers nya telah melampaui jumlah 1.076.635. Salut, save musik original Indonesia.

edofumikooo

 

Baru Meniti Karier Musik di Indonesia, Baby Shima Langsung Makan Hati?

Kamarmusik.net, JAKARTA – Nama Baby Shima mungkin masih terdengar asing di industri musik Indonesia. Padahal, figur cewek cantik kelahiran 20 September1992 ini begitu hits di negara tetangga kita, Malaysia. Shima, sapaan akrabnya, telah memiliki 3 single bergenre pop dance: “Tak Sabar”, “Nombor 2”, dan “Lelaki Lama”. Kini, melalui bantuan label Nagaswara, Ratu Smule dari Malaysia itu menyatakan serius ingin berkarier di Indonesia.

Uniknya, Baby Shima berani keluar dari zona nyamannya di ranah pop dance. Demi mengeksplor skill musiknya, pemilik nama lengkap Nor Ashima Ramli itu mencoba terjun ke genre DanceDhut. Sebuah single berjudul “Makan Hati” pun diluncurkan. Bagaimana cara Shima beradaptasi dan melewati kesulitannya dalam cengkok dangdut?

Nggak ada yang susah ketika seseorang punya semangat untuk terus belajar. Saat take vokal di studio Nagaswara, ternyata Baby Shima nggak mengalami kendala. Bahkan ia berhasil menyanyikan lagu tersebut dengan lancar dan bahkan selesai dalam waktu yang singkat. Tentu saja hal ini nggak lepas dari peran Yogi Gaijin, guide sekaligus sang pencipta lagu “Makan Hati” yang telaten memandu gadis kelahiran Johor Bahru itu selama proses rekaman.

Lagu berirama DanceDhut ini sendiri nyurhatin soal pasangan yang selalu berbohong dan pintar bersandiwara. Padahal di belakang sikap manisnya itu, ternyata dia berani selingkuh dengan orang lain. Fans die hard Baby Shima di Malaysia sangat senang idolanya itu mengepakkan karier musiknya di Indonesia. Video lirik lagu “Makan Hati” udah bisa kamu tonton di YouTube. Baru 3 minggu dirilis, videonya telah ditonton sekitar 50 ribu viewers.

Baby Shima Nyaris Bergabung dengan Cherrybelle?

Baru Meniti Karier Musik di Indonesia, Baby Shima Langsung Makan Hati

Lompatan karier seseorang tidak ada yang pernah bisa menebak arahnya. Termasuk Baby Shima yang kabarnya pernah dirayu untuk menjadi member girl band Cherrybelle. Rekam jejak ini berhasil Kamar Musik telusuri dari hasil wawancara Shima dengan salah satu media online di Malaysia.

“Itu dah lama sangat lah. Iye dulu pernah dijemput (diminta, red) masuk Cherrybelle,” katanya dengan malu-malu seperti Kamar Musik lansir dari mediawarga.com.

“Saya kan ada kat Malaysia, Cherrybelle itu kan kat Indonesia. Jauh. Tak kan tiap hari kena pergi balik buat latihan. Pasal, Cherrybelle ini kan group. Mesti banyak berlatih,” timbangnya kala itu.

Minat menyanyi Shima terasah sejak berumur 12 tahun. Di Malaysia, ia pernah menggondol penghargaan macam “The Winner of Mangga Star Search tahun 2009”, “The Winner of Bintang Idola Berita Harian tahun 2010”, dan “The Winner of KPOPNya Raya (ASTRO Ria) tahun 2014”. Bukan hanya piawai mengolah suara, Shima juga pintar berakting. Ia pernah membintangi sinetron “Ayam Ribut Syawal” (2014) di salah satu teve swasta di Malaysia.

Apa Iya Andrigo yang Akhirnya Membuat Baby Shima Sering Makan Hati?

Baru Meniti Karier Musik di Indonesia, Baby Shima Langsung Makan Hati

Bergabung di sebuah label besar sekaliber Nagaswara, menjadi kebanggaan tersendiri buat pemilik 126 ribu lebih followers Instagram ini. Baby Shima pun berani melawan arus dengan menggeluti genre DanceDhut. Sekarang, ia telah resmi merilis single berjudul “Makan Hati”. Lalu ada hubungan apa ia dengan Andrigo?

Nah.. secara nggak sengaja Shima berkenalan dengan penyanyi solo Nagaswara itu melalui satu aplikasi karaoke online. Tali silaturahmi pun berlanjut. Andrigo yang kemudian berjasa mengenalkan Shima ke Pak Rahayu Kertawiguna. Melihat potensi cihuy yang dimiliki Shima, CEO Nagaswara itu pun bulat untuk mengorbitkan dan menandatangani kontrak Shima menjadi penyanyi solo. Shima pun mendapat dukungan dari masyarakat Malaysia.

Lewat single “Makan Hati”, sahabat Faank Wali ini berharap bisa diterima di hati seluruh pecinta musik Indonesia.

edofumikooo

Persembahan Epik 2 Lokomotif Rock, Saint Loco dan The Dance Company

Kamarmusik.net, JAKARTA – Ada info yahud nih buat kamu para pecinta musik rock. Dua band yang diklaim sebagai lokomotif musik rock Indonesia, bakal membuat genre musik kesayanganmu kembali bersinar lewat karya anyar mereka. Pertama, kolaborasi ngangenin Saint Loco dengan Iwa K dan DJ Tius lewat lagu “Bebas”. Kedua, The Dance Company akhirnya resmi mengenalkan single kedua mereka yang berjudul “Foto”.

Karya epik mereka diluncurkan pada Kamis (4/5) lalu di Hard Rock Cafe Jakarta. CEO Nagaswara, Rahayu Kertawiguna, menjuluki Saint Loco dan The Dance Company “2 Rockomotive” alias 2 lokomotive rock Indonesia.

“Dua band rock ini adalah pelopor dan saya ngefan sama mereka. Dari awal saya suka sama The Dance Company karena mereka adalah entertainer dan performer sejati. Keempatnya pun unik dan semuanya pintar nyanyi. Sementara Saint Loco itu adalah Linkin Park nya Indonesia. Sejak tahun 2014, saya suka sama mereka dan menjadikan spirit saya di industri ini. Mereka diharapkan menjadi lokomotif musik rock di Indonesia,” beber Rahayu.

Ketika Lagu “Bebas” Iwa K Dilahirkan Kembali Oleh Saint Loco Dalam Versi Rock

Persembahan Epik 2 Lokomotif Rock, Saint Loco dan The Dance Company

Para penggemar musik hip hop tentu ingat betapa populernya lagu yang dibawakan pertama oleh Iwa K pada tahun 1994 tersebut. Meski telah dua dekade lebih, lagu ciptaan Iwa K, Yudis Dwikorana dan Tori Sudarsono itu tetap punya nyawa. Nggak heran kalau Saint Loco kepincut membawakan kembali lagu ini sesuai karakter Joe (vokal), Bee Alfatah (rapper), Gilbert a.k.a Gilz (bass), Nyong Web (drum), dan Iwan a.k.a Loco Boy (gitar).

Gebrakan Saint Loco dalam mengenalkan kembali single “Bebas” bertujuan untuk membawa para penikmat musik mereka yang bernama Family of Loco (FOL) merasakan sensasi kebebasan dari perpaduan musik rock dan hip hop. Pastinya ini merupakan pembaruan dari band yang telah berkarya selama 14 tahun di industri musik tanah air.

“Kami berangkat memang dari lagu ‘Bebas’ itu sendiri. Di tahun 90-an kami berangkat, belajar bermusik dengan mendengarkan lagu tersebut,” papar Joe.

Apa Pesan yang Ingin Disampaikan The Dance Company Lewat Lagu “Foto”?

Persembahan Epik 2 Lokomotif Rock, Saint Loco dan The Dance Company

Ini single kedua The Dance Company dari album Keliling Dunia. Ariyo atau Riyo (vokal), Nugie atau Mbot (drum), Pongki atau Wega (bass), dan Baim atau Bebe (gitar) tetap terlihat kompak dan sangat energik dalam merilis karya epik mereka. Lagu baru ini dilepas setelah band ini melewati siklus 6 bulan masa promo single “Dance with You”.

Lagu “Foto” dibuat sebagai wujud kesetiaan para personel The Dance Company terhadap pasangannya masing-masing. Dalam video musiknya, terdapat berbagai foto mesra para personil bersama sang istri tercinta. Video musik lagu ini kembali digarap oleh sutradara langganan band ini, Eman Pradipta.

Single ini nyeritain tentang cinta yang klasik. Coba tanya papa dan mama kalian, pasti mereka suka menyimpan foto bersama pasangannya di dompet. Beda dengan zaman sekarang, kebanyakan hanya menyimpan foto pasangannya di handphone. Penekanannya sih sama. Mau dulu atau sekarang, cinta terhadap pasangan nggak akan pernah berubah. Inspirasi terciptanya lagu “Foto”emang dari istri masing-masing personel The Dance Company.

Menurut Wega, kalimat pembuka lagunya sangat kuat. “Satu dunia pun tau, siapa yang nomor satu! Jadi gak perlu cemburu, memang cuma kamu.” Lalu ada masalah kepercayaan juga. “Kau boleh periksa hp ku, semua telpon dan chatting ku, tak ada alasan cemburu, memang cuma kamu.” Yuk cintai dan sayangi keluarga dengan sepenuh hati.

edofumikooo

Zaskia Gotik Cantiknya Bikin Adem Tapi Single Barunya Bikin Baper, Kok?

Kamarmusik.net, JAKARTA – Cinta yang rumit itu ketika kamu mencintai seseorang dan dia pun setuju untuk membina hubungan bersamamu. Sayang… kalian nggak akan pernah bisa saling memiliki, karena orang yang kamu cintai itu udah ada yang punya. Pusing nggak tuh? Udah tenang aja, bikin adem segera hati kamu yukss sambil mendengarkan single terbaru Zaskia Gotik yang berjudul “Ora Ndueni”.

Lagu ciptaan Ayip Rafansyah ini kayaknya bisa jadi obat alternatif untuk membuang jauh-jauh kegalauanmu. Apalagi kalau sambil memandangi kecantikan Zaskia Gotik yang bikin super meleleh. Iya, kamu bakal banyak menemukan kejutan deh lewat lagu “Ora Ndueni”. Pertama, udah jelas soal cerita lagunya. Kedua, soal eksplorasi vokal dan musiknya. Ketiga, dandanan super syantieek Eneng a la Cleopatra yang hadir dalam video musik terbarunya.

Ini Lho Pesan yang disampaikan Zaskia Gotik Melalui Single ‘Ora Ndueni’

Zaskia Gotik Cantiknya Bikin Adem Tapi Single Barunya Bikin Baper, Kok

Zaskia Gotik siap-siap bikin baper lho. Pasalnya, lagu “Ora Ndueni” dijamin membuat para pendengarnya berurai air mata. Single anyar pemilik Goyang Itik ini baru diputar serentak di seluruh radio Indonesia tanggal 26 Januari 2017.

“Single ini bercerita seorang wanita yang putus harapan karena tidak bisa mendapatkan cintanya. Lagunya sedih dan ada beberapa bahasa Tarling Dermayon di single ini,” cerita pedangdut kelahiran 27 April 1990 tersebut.

Saat recording, Zaskia Gotik tak kuasa menahan air matanya. Saking menghayati bait demi bait lagunya, ia hanyut dalam kesedihan. Ya iya lah, secara liriknya mengupas tuntas soal kegagalan cinta. Pengalaman pribadi ya, Neng?

“Baru kali ini Eneng membawakan single yang sedih. Meski demikian, musiknya tetep bisa buat orang-orang bergoyang kok,” beber cewek yang udah suka nyanyi sejak umur 5 tahun ini.

Lagu “Ora Ndueni” ini asli jleeeb abiss. Gimana nggak, orang ini terlanjur mencintai dan telah membina hubungan dengan pasangannya. Malang, cinta yang udah bersemi itu harus berakhir karena mereka nggak bisa saling memiliki.

Ibarat makanan, kalau kurang garam pasti rasanya jadi hambar. Apalagi kalau kegalauan ini penuh sejarah. Menurut sang pencipta lagu, liriknya menggambarkan seorang putri kerajaan yang nggak mampu untuk memiliki cintanya.

“Intinya ini lagu galau. Kegalauan seorang putri kerajaan yang bisa dirasakan oleh rakyatnya,” lontar Zaskia Gotik.

Tahukah Kamu, Tarling Dermayon yang Jadi Selipan Aransemen Unik Lagu Ini?

Zaskia Gotik Cantiknya Bikin Adem Tapi Single Barunya Bikin Baper, Kok

Demi komitmennya untuk melestarikan budaya bangsa Indonesia, Zaskia Gotik pun ingin memperkenalkan Tarling Cirebon ke belantika musik DanceDhut di luar Indonesia. Iya sih, emang lagu “Ora Ndueni” ini adalah recycle lagu lawas. Namun nuansa lagunya langsung menjadi kekinian ketika dinyanyikan oleh pedangdut cantik yang pernah menggondol rekor MURI setelah ia sukses melakoni syuting 7 video musik dalam waktu 1 hari.

Yess, ini merupakan gebrakan baru Zaskia Gotik dalam mengeksplor kemampuan bernyanyinya dengan menghadirkan kombinasi musik etnis Tarling Dermayon dengan genre dangdut modern. Sebuah terobosan bagus dari Zaskia untuk menyebarkan ikon seni musik Tarling Cirebonan ke pentas musik nasional bahkan internasional. Iya dong, jangan sampai eksistensi khasanah musik khas tradisional ini kelak diklaim oleh negara lain.

“Alhamdulillah single aku sudah diputar di radio2. Semoga senang yah dengan new single aku di tahun 2017 ini #mydreamscometrue,” cuap Eneng dalam akun Instagram miliknya, zaskia_gotix

Bikin Ogah Ngedip, Kecantikan Tiada Tara Zaskia Gotik Saat Menjadi Cleopatra

Zaskia Gotik Cantiknya Bikin Adem Tapi Single Barunya Bikin Baper, Kok

Lagu yang bikin baper, musik yang asyiknya super, video musik pun pastinya digarap secara bener-bener. Syuting video musik “Ora Ndueni” dilakukan di sebuah lokasi menarik di bilangan Menteng, Jakarta Pusat. Zaskia Gotik dan label Nagaswara memercayakan penggarapan video musiknya kepada Bersama Dwi dan Obot dari DNA Production.

“Untuk konsep video klip single ‘Ora Ndueni’ kali ini, Eneng berdandan a la Cleopatra. Untuk mendukung properti dan suasananya, lokasinya dipilih di sebuah restoran yang bertema Timur Tengah,” jelas penyanyi yang telah melejirkan sejumlah hits seperti “1 Jam”, “Ajari Aku Tuhan”, “1000 Alasan”, “Sudah Cukup Sudah”, Bang Toyib Kawin Lagi”, “Tarik Selimut”, “Hey Mas Bro”, “Bang Jono”, dan lainnya.

Khusus untuk tampilan kostum Cleopatra cantik dalam video musik “Ora Ndueni”, Zaskia Gotik dibantu oleh Ferry (Make Up Artist), Dicky Kartawinata (Stylist), dan Gede Yudi (dress dan aksesoris). Hayooo yang masih belum move on karena cintanya nggak kesampaian, buru deh kamu dengerin lagu cihuy ini.

edofumikooo

 

 

Susie Legit Kasih Warning Ke Para Wanita Lewat Lagu Cinta Ganjil Genap

Kamarmusik.net, JAKARTA – Waspada lah waspada lah, wahai para wanita. Jangan sampai deh kamu bertemu dengan tipe cowok yang doyan mengobral cinta. Sekarang bilang cinta mentok sama kamu, eh besok dia bilang cinta mati sama cewek lain. Aneh banget kan, cinta kok dibagi-bagi? Fenomena ini yang ingin disampaikan oleh Susie Legit melalui single terbarunya “Cinta Ganjil Genap”.

Lagu “Cinta Ganjil Genap” diciptakan oleh musisi band pop Caramel, Pay. Inspirasinya muncul lewat sebuah peraturan lalu lintas di Jakarta. Itu lho, plat ganjil dan genap untuk kendaraan roda empat.

“Kalau di lagu ‘Cinta Ganjil Genap’ pasangannya was-was terus, karena cowoknya suka menclok ke cewek lain juga. Hampir sama dengan peraturan ganjil genap gitu. Pokoknya cowok seperti ini nggak bisa dipegang omongannya. Lain di mulut, lain di hati deh,” kata penyanyi kelahiran 15 Juni 1990 itu.

Bagaimana dengan aransemen musiknya? Susie Legit mengatakan genrenya tetap DanceDhut seperti yang ia nyanyikan di single sebelumnya “Buronan Mertua”. Bedanya, lagu ini diracik dengan harmonisasi pop oriental. Yang menarik, “Cinta Ganjil Genap” dibumbui musik EDM. Penyanyi yang juga host musik dan bintang iklan ini menggandeng komedian Narji sebagai model video musiknya.

Ganti Nama Dari Susi Legit Menjadi Susie Legit

Susie Legit Kasih Warning ke Para Wanita Lewat lagu Cinta Ganjil Genap

Pada bulan Maret 2016 lalu, Susie Legit merilis lagu ciptaan Jaya Shalwa yang berjudul “Buronan Mertua”. Namun, kala itu ia masih menyandang nama panggung Susi legit.

Di penghujung tahun, ia kembali memperkenalkan single barunya. Tapi, nama panggungnya bukan lagi Susi, tapi berubah menjadi Susie. Selidik punya selidik, penambahan nama di bagian belakang ini atas inisiatif Pak Rahayu Kertawiguna. CEO Nagaswara Big Indie itu berharap nama ini lebih hoki.

“Harapanku semoga lagu ‘Cinta Ganjil Genap’ ini bisa heboh melebihi peraturan lalu lintas di Jakarta. Melalui kualitas suara dan iringan goyang legit, aku optimistis mendapat tempat di industri musik tanah air,” papar pedangdut yang menyebut ribuan fans setianya dengan julukan Legit Lovers.

Nugie Coba Mengurai Mata Rantai Karya Seni, Iklim Industri, dan Apresiasi

Kamarmusik.net, JAKARTA – Apa sih hubungan paling signifikan antara musisi, karya seni, dan industri? Yupss, apresiasi. Tanpa mendapatkan apresiasi, segenap pengorbanan yang dicurahkan musisi dalam memproduksi karya seni bercita rasa tinggi seakan nggak berarti. Selamat menikmati hidangan Topik Musik kami bersama Nugie.

Obrolan menarik ini mengalir begitu cair ketika Nugie melampiaskan keluh kesahnya seputar situasi industri musik terkini. Minimnya apresiasi terhadap seniman musik membuat adik kandung Katon Bagaskara ini dongkol bukan main. Perdebatan sengit pun terjadi ketika grup band The Dance Company ingin merilis album studio ke-3 mereka.

Nugie ngotot untuk tidak merilis album Keliling Dunia dengan segera. Pria yang ultah setiap tanggal 31 Agustus ini berpendapat bahwa The Dance Company sebaiknya menerapkan strategi merilis single per single saja. Apakah band yang ia bentuk bersama Ariyo Wahab, Baim, dan Pongki Barata ini positif nggak bakal meluncurkan album?

Sikap Tegas Nugie Menyikapi Karya Seni, Suasana Industri, dan Apresiasi

“Sebelum merilis single ‘Dance With You’, kami sempat tarik ulur soal konsep dalam merilis karya. Saya pokoknya nggak mau merilis album, tapi hanya single. Mengapa? Situasi industri saat ini lagi nggak enak. Percuma bikin album dengan banyak lagu, tapi promosinya nggak efektif. Yang dirilis masal paling cuma 1-2 lagu, terus nasib lagu lainnya gimana? Sayang kalau konsentrasi dengan produksi yang bagus, tapi hasilnya nggak diapresiasi,” sesal Nugie.

Rekan-rekannya di The Dance Company yang awalnya memperdebatkan, perlahan ikut menyepakatinya.

“Karya seni harus punya kelas tersendiri. Jangan disamakan dengan produk masif seperti sabun. Ketimbang karya jadi sia-sia, lebih baik dimatangkan strateginya. Kami udah punya 3 lagu, nambah 1 lagu, lalu muncul 1 lagu lagi. Lima lagu ini mewakili kami sekarang. Akhirnya muncul kesepakatan. Boleh ngeluarin album, asal harganya mahal sekalian. Itu nanti, setelah single demi single rilis. Pak Rahayu Kertawiguna dari Nagaswara pun setuju,” jelasnya.

‘Trauma’ yang Membuat Pemikiran Nugie Berubah Soal Konsep Merilis Karya Seni

Sikap Tegas Nugie Menyikapi Karya Seni, Suasana Industri, dan Apresiasi

Kegalauan Nugie bukan tanpa alasan. Sekitar 3,5 tahun lalu The Dance Company merilis album kedua mereka berjudul Happy Together. Sayang, gaung album itu nggak sekencang waktu mereka meluncurkan album The Dance Company tahun 2009 lalu. Banyak lagu di album Happy Together nggak dipromosikan dengan maksimal, bahkan mengendap begitu saja. Sejak itu, The Dance Company terpaksa memilih jalur independen alias no label.

“Album Happy Together, jujur nggak menjadi sesuatu yang dikenal masyarakat. Padahal kami selalu ngeluarin apa yang sesuai dengan selera masyarakat. Lagu-lagu di album tersebut sebetulnya punya kans luar biasa untuk meledak. Untuk itu di album ini, kami harus meramu langkah biar kedongkolan itu bisa diendapkan,” curcol Nugie.

Seiring perjalan waktu The Dance Company dipertemukan kembali dengan Pak Rahayu. Nagaswara kemudian memberikan kebebasan penuh kepada kami dalam berkarya alias nggak ada ikut campur sama sekali. Berangkat dari kepercayaan itu, Nugie dkk kembali ‘rujuk’ dengan label yang mendukung mereka sejak zaman “Papa Rock n Roll”.

“Kami bilang ke Nagaswara boleh mengeluarkan album tapi sekalian yang deluxe package. Mau laku cuma 50 atau 100 keping, ya nggak papa. Dari situ kami bisa melihat seberapa besar apresiasi masyarakat terhadap The Dance Company,” ulas Nugie yang pernah berakting di film Sang Pemimpi, Hati Merdeka, dan Jendral Soedirman.

Sebenarnya nggak ada alasan untuk kamu nggak memiliki album Keliling Dunia. Album yang bakal dikemas sangat menarik ini nggak hanya berisi 5 track keren, tapi juga banyak bonus plus plus yang bisa didapatkan.

“Band ini nggak main-main lho. Band yang semua personelnya adalah vokalis, semuanya berkarier solo, kemudian merger dalam sebuah band. Yang kayak gini nggak ada lagi di dunia, boleh di googling. Maka dari itu, saya nggak mau diapresiasi secara ecek-ecek. Aku menularkan kepercayaan diri ke teman-teman. Prinsip hepinya harus sama-sama,” ceplos musisi yang memiliki kepedulian sangat tinggi terhadap masalah sosial dan lingkungan hidup ini.

(@edofumikooo)

 

The Dance Company Libatkan Miss Universe di Video Klip Dance With You

Kamarmusik.net, JAKARTA – Makin kekinian, fresh, dan dijamin bikin pangling! Sebuah konsep kece dihadirkan The Dance Company melalui single terbaru mereka, yaitu “Dance With You”.

Ariyo Wahab a.k.a Riyo (vokal), Ibrahim Imran a.k.a Bebe (gitar, vokal), Stefanus Pongki Tri Barata a.k.a Wega (bass, vokal), dan Agustinus Gusti Nugroho a.k.a Embot (drum/vokal) mendadak ber EDM ria di single perkenalan album studio ke-3 mereka. Tanggal 21 November, “Dance With You” diputar serentak di seluruh radio di Indonesia.

Serius, Ada Miss Universe di Video Klip Anyar The Dance Company?

The Dance Company Libatkan Miss Universe di Video Klip Dance With You

Lewat lagu ini, The Dance Company ingin mengobarkan semangat senang-senang kepada seluruh pecinta musik tanah air. Video musiknya digarap dengan suasana serba fun oleh sutradara Eman Pradipta. Model video musiknya pun nggak sembarangan – Whulandary Herman – yang mewakili Indonesia di Miss Universe 2013 di Moskow, Rusia.

“Lagu ‘Dance With You’ ini bermaksud membuat semua orang bisa senang-senang dengan berdansa. Kami memilih model yang mampu merepresentasikan konsep itu.  Peran ini dimainkan dengan sempurna oleh Whulandary Herman,” lontar Eman, sosok bersahaja yang menyutradarai hampir seluruh video musik The Dance Company.

The Dance Company Libatkan Miss Universe di Video Klip Dance With You

Penuturan Eman Pradipta apa adanya. Putri Indonesia tahun 2013 ini berhasil mengimbangi antara suasana energik lagunya dan keceriaan visualnya. Kehadiran cewek kelahiran Padang Panjang, 26 Juni 1989 itu, sukses membuat keempat personel The Dance Company nggak jaim lagi saat harus nge-dance.

“Ya, bintang klip The Dance Company kali ini yaitu Putri Indonesia tahun 2013. Ini semua berkat istri Baim. Dia yang mengkondisikan Whulandary Herman menjadi model video klip kami. Pokoknya dengerin deh single terbaru dan hasil dari video musik ‘Dance With You’ yaaa,” pesan Pongki Barata.

Apa Semua Lagu di Album ke-3 Bernuansa Electronic Dance Music?

The Dance Company Libatkan Miss Universe di Video Klip Dance With You

Boleh dibilang, The Dance Company merupakan kuartet yang nggak pernah mengkotak-kotakkan genre musik. “Dance With You” pasti bikin nengok karena memang beda dari hits mereka sebelumnya macam “Papa Rock N Roll”, “Coba Kau Bayangkan”, “So Far Away”, dan lainnya.The Dance Company Libatkan Miss Universe di Video Klip Dance With You

“Dari dulu, kami nggak pernah latah mengikuti tren. Dari 5 lagu yang ada di album ini, musiknya variatif. Kebetulan pas hearing dengan Nagaswara, yang terpilih adalah ‘Dance With You’. Saat bikin lagu ini, sound yang muncul ya mengalir gitu aja. Nggak pernah terpikir kalau banyak yang bilang seperti Electronic Dance Music,” timpal Baim yang mengutarakan kalau video musik ini mengisahkan tentang ketertarikan seorang pria terhadap wanita.

Ini Penjelasan Sutradara Seputar Konsep Video Musik “Dance With You”

The Dance Company Libatkan Miss Universe di Video Klip Dance With You

“Konsepnya sederhana, video ini menggambarkan secara langsung apa isi lagu ‘Dance With You’. Semua personel The Dance Company merupakan musisi yang sangat mampu memberikan emosi dan rasa pada setiap lagu ketika mereka performing,” terang pria dari Ulut Bulu Production yang juga jadi sutradara layar lebar berjudul Anak Kos Dodol.

Konsepnya sederhana, video ini menggambarkan secara langsung apa isi lagu 'Dance With You'. Semua personel The Dance Company merupakan musisi yang sangat mampu memberikan emosi dan rasa pada setiap lagu ketika mereka performing

“Untuk itu saya memberikan ruang itu dengan membangun set party (monochrome set) warna silver dan mereka bermain band di dalam set itu dengan emosi atau rasa mereka masing-masing,” sambung Eman yang sebelumnya menyutradai Wali, Astrid, Dewa Budjana, Shaggydog, KLA Project, dan proyek solo personel The Dance Company.

(@edofumikooo)

Baby Sexyola Punya Trik Mempercantik Goyang dan Cengkok Dangdutnya

Kamarmusik.net, JAKARTA – Sesuai dengan namanya, pedangdut ini emang dianugerahi bodi seksi. Namun Baby Sexyola sadar untuk menjadi penyanyi nggak cuma butuh modal seksi. Lewat single “Gila Gila Kaya”, cewek bermata indah ini ingin ngasih pembuktian bahwa suaranya pun berkualitas prima.

Single “Gila-Gila Kaya” bertutur tentang wanita yang merasa gila kaya, tapi kaya karena cinta. Berkonsep musik DanceDhut dan balutan vokal manja ala Baby, lagu yang iramanya menghentak ini terasa renyah untuk di dengar.

Baby Sexyola Punya Trik Mempercantik Goyang dan Cengkok Dangdutnya

Baby Sexyola mengawali karier bernyanyi dengan gabung bersama girl band V-Angel. Seiring waktu berjalan, cewek yang juga presenter ini merasa yakin untuk menjadi penyanyi solo. Dangdut pun menjadi pilihannya. Bintang iklan dan aktris film ini pernah merilis lagu “Susu Lagi” ciptaan Yogi Gaijin. Kali ini, cewek yang pernah mengalami tabrakan beruntun di tol Jagorawi itu mengeksplor talentanya lewat “Gila Gila Kaya” ciptaan Fitri Camelia Ananda.

Totalitas Baby Sexyola Terjun ke Panggung Dangdut

Baby Sexyola Punya Trik Mempercantik Goyang dan Cengkok Dangdutnya

Nggak mudah lho membanting setir dari genre musik pop ke dangdut. Untuk memunculkan cengkok dangdut yang berkarakter, Baby nggak lelah untuk serius belajar dan ulet dalam berlatih. Nggak cuma berhenti di situ, pedangdut dituntut memiliki goyangan yang unik dan berkonsep. Bodi semlohai Baby kian melengkapi semua elemen tersebut.

“Tentunya aku berharap selalu diberikan kebebasan ekspresi dalam bernyanyi. Lagu-lagu dangdut yang aku nyanyikan harus penuh totalitas. Semuanya aku persembahkan untuk menghibur para pecinta musik dangdut di seluruh Indonesia,” ceplos Baby Sexyola yang juga memopulerkan lagu “Jangan Kawin Lagi” itu.

Baby Sexyola Punya Trik Mempercantik Goyang dan Cengkok Dangdutnya

Berangkat dari dunia model dan mantap mengais rezeki di dunia tarik suara, membuat pemilik nama asli Imas Lia ini nggak mau cepat merasa puas. Dulu Baby Sexyola mengaku sering sakit. Setelah berdiskusi dengan keluarga, ia kemudian memutuskan mengganti nama saat usianya genap 29 tahun. Cewek yang pertama pacaran saat kelas 5 SD ini berharap bisa terus berkarya lewat jalur DanceDhut. Semoga dangdut membawa berkah dan rezeki buat Baby.

(@edofumikooo)

Tipe Cowok yang Harus Segera Diputusin versi Dewi Luna di Lagu Solaria

Kamarmusik.net, JAKARTA – Tiap hari, selalu bilang cinta. Tiap ketemu, selalu mengumbar sayang. Giliran serius ditantangin untuk melamar, eh itu cowok malah ngacir. Cowok tipe begini nih wajib diwaspadai. Mau enaknya doang. Pas diungkit soal pernikahan, keluar ribuan alasan. Pernah nemuin cowok kayak gini? Ketimbang sakit hati, lebih baik diputusin aja. Kegalauan itu yang kemudian diterjemahkan Dewi Luna lewat lagu berjudul “Solaria”.

Ia merasa capek menghadapi cowok yang punya tipe mirip Solaria karena jiper dalam menerima tantangan. Hal itu lah yang membuat penyanyi asal Cimahi Jawa Barat ini hendak memutuskan hubungan cintanya.

Laki-Laki Nggak Punya Nyali = Solaria

“Capek juga ya memiliki hubungan dengan lelaki yang tergolong jenis Solaria. Oh iya, Solaria itu kependekan dari Sok Laki tapi nggak kayak pRia. Tampan sih. Keren juga. Sayangnya dia nggak punya nyali begitu ditantang untuk melamar,” ungkap penyanyi yang bersama Nagaswara sebelumnya meluncurkan single “Ayank Kamu Ayank Aku Juga” dan “Uget Uget” tersebut.

Apa iya wanita kelahiran 16 Agustus 1988 ini pernah mengalami trauma dengan cowok tipe Solaria? Dewi Luna sih nggak mau ngaku. Ia bilang hanya mengaplikasikan lagu yang diciptakan oleh Don Kinol.

“Mungkin ini pengalaman penciptanya kali ya. Syairnya unik, gampang dicerna, cengkok Sunda modern di bagian kata Solaria juga easy listening. Pokoknya nyaman untuk didengerin berulang-ulang,” ungkap Dewi Luna tertawa.

Penyanyi bernama lengkap Dewi Tikasari ini bukan pemain baru di dunia tarik suara lho. Dewi Luna pernah tergabung di trio Sailormoon pada tahun 2010. Group vokal cewek ini sempat menelurkan 2 single bernuansa melayu yaitu “OMG” dan “Remove Namaku”. Sayang, trio Sailormoon nggak berumur panjang. Dewi yang mulai bernyanyi sejak kecil memutuskan untuk tampil solo. Debut single pun ia rilis, judulnya “Bodo Tapi Jago”.

Dewi Luna lahir dari keluarga TNI. Meski ia bukan dari kalangan musisi, tapi keluarganya tetap mendukung karier bernyanyinya. Berbagai perlombaan menyanyi pun ia ikuti. Bahkan, di usianya yang masih kelas 3 SD, Dewi sudah bisa menghasilkan uang dari talenta nyanyinya. Untuk bisa menembus industri rekaman, bukan hal yang mudah baginya. Wanita pemilik paha dan kaki indah ini sampai pernah berjualan kelapa dan nangka muda segala.

Ia banyak berharap lagu “Solaria” dan lagu-lagu lain yang telah di perdengarkan dapat menghibur seluruh masyarakat Indonesia, terutama para penikmat musik dangdut modern.

(@edofumikooo)