Arsip Kategori: Berita

Berita dan info menarik terbaru seputar dunia musik Indonesia. Mengabarkan berita baik, kisah di balik karya, dan cerita tanpa gosip. Artis, orang-orang di balik layar produksi sebuah karya, tips ,review cd, fashion dan segudang informasi menarik lainnya.

Masih Ngarepin Mantan? Yuka Tamada Beri Solusi Lewat Senja yang Baru

Kamarmusik.net, JAKARTA – Siapa yang masih belum bisa move on dari sang mantan? Bagus deh kalau kamu udah bisa melupakan dia dan menemukan cinta yang baru. Tapi kudu diingat ya, jangan sesekali menjadikan cinta barumu ini sebatas pelarian. Pupuklah jalinan kasih kalian dengan rasa nyaman dan penuh kebahagiaan. Biar ada referensi, Kamar Musik rekomen kamu untuk mendengarkan single anyar Yuka Tamada yaitu “Senja yang Baru”.

Lagu yang dirilis di bawah naungan label Alfa Records ini dikemas dengan musik slow pop-jazz dan folk. Single keempat Yuka Tamada ini nyurhatin tentang perjalanan seseorang dalam mencari cinta yang baru, karena merasa cintanya udah nggak seindah yang dahulu. Kali ini cinta dianalogikan sebagai senja. Menurut kebiasaan nih, senja itu selalu menawarkan suasana nyaman. Namun nggak selamanya lho senja itu bisa menawarkan rasa keindahan.

“Senja yang Baru” merupakan karya terbaru penyanyi berdarah Jepang dan Bugis ini setelah “C.I.N.T.A”, “Luar Biasa”, dan “Sakitnya Tuh Disini” yang di medley dengan “Aku Mah Apa Atuh”. Penyanyi yang pernah main film This is Cinta (2015) dan sinetron High School Love Story (2015) ini memaksimalkan olah vokalnya yang soft dan jazzy ini. Kali ini Yuka Tamada menyanyikan lagu yang diciptaan oleh Ade Govinda lalu diaransemen oleh Rizky Ares.

Lagu yang didendangkan cewek kelahiran Makassar, 28 Desember 1992 itu dipercantik dengan untaian lirik nan jujur. Belum lagi selipan backsound deburan ombak dan burung–burung yang mampu melambungkan lamunan kita ke suasana tenang di pinggir pantai. Seperti apa lagu yang dilantunkan oleh pengagum Corinne Bailey Rae ini?

Lirik Lagu Yuka Tamada, Senja yang Baru

Masih Ngarepin Mantan Yuka Tamada Beri Solusi Lewat Senja yang Baru

Biar kamu bisa nyanyi bareng, nih Kamar Musik hadirkan deh lirik lagu baru dari cewek yang sejak kecil terbiasa mendengarkan alunan musik bossanova ini. Jangan lupa tonton sekalian deh video musiknya, okaaay…

Senja selalu sempurna/ Seperti kisahku dan dia/ Saling menatap tak bicara/ Dia membisu melayang// Ku cinta kau kau cinta dia/ Dimana letak salahnya/ Dirimu yang harusnya jawab// Kau pernah bilang kepadaku/ Jangan terlalu berharap/ Senja sudah tidak seindah dahulu/ Pernah bilang kepadaku/ Carilah senja yang baru/ Tapi entah mengapa aku tak bisa// Kadang ku dengar suaramu/ Sayup merdu dalam pikirku// Ku cinta kau kau cinta dia/ Dimana letak salahnya/ Dirimu yang harusnya jawab// 

Semoga deh lagu “Senja yang Baru” mampu mewarnai perkembangan industri musik tanah air, gutlak Yuka Tamada.

edofumikooo

Hati yang Tersakiti, Lagu Solo Pop Sang Survivor Kanker yang Bikin Baper

Kamarmusik.net, JAKARTA – Meski harus berjuang melawan sakit kanker kelenjar getah bening, Aldi Taher masih terlihat produktif di dunia entertainment. Suami Georgia Aisyah ini terus semangat berkarya baik itu di ranah seni peran maupun seni musik. Setelah sempat melejit bersama duo kingkong dan trio ubur ubur, kini ia mencoba bersolo karier dengan merilis single “Hati yang tersakiti”. Selain menyanyi, Aldi Taher memproduseri sendiri lagu ini.

Lagu bernuansa pop mellow ini mengisahkan tentang seorang yang telah mengikat dan mengucap janji untuk hidup bersama. Cinta dan kasih sayang yang dirajut kelak akan membuat bahagia, karena semua dibangun atas dasar ketulusan cinta. Sayang seribu sayang, masalah datang menghampiri setelah kehadiran orang ketiga. Sang pujaan hati kemudian tega meninggalkan dirinya dan mengkhianati ketulusan cinta mereka. Lagunya asli bikin baper deh.

“Saat memproduseri lagu ini, aku telah diserang kanker. Namun aku yakin penyakit ini bisa disembuhkan, selama terus berjuang tanpa menyerah. Berkali-kali menjalani kemoterapi dan Alhamdulillah kesehatanku terus membaik. Sebagai survivor kanker, aku pengin tetap berkarya, termasuk di musik. Ketika terbuka kesempatan solo karier, aku luncurkan deh lagu ‘Hati yang Tersakiti’ ini,” ujar cowok yang pernah menjadi model video musik ADA Band ini

Cerita Aldi Taher Soal Inspirasi Lagu Hati yang Tersakiti

Hati yang Tersakiti, Lagu Solo Pop Sang Survivor Kanker yang Bikin Baper

Lagu ini juga pembuktian bahwa Aldi bisa serius bermusik, di luar karakter jenakanya bersama Trio Ubur Ubur.

“Cerita lagunya pun serius tentang hati yang terluka karena disakiti pasangannya. Liriknya Aldi bikin bersama Ruli. ‘Hati yang Tersakiti’ ini temanya tentang broken love yang pasti dialami banyak orang. Ceritanya sangat menyentuh seperti lagu solonya Virgoun dan lagu-lagu Armada. Semoga lagu ini bisa mewakili hati yang lagi galau. Oh iya, video liriknya juga bisa kamu tonton di YouTube,” beritahu cowok yang suka lagu-lagu Oasis, Coldplay, dan The Beatles itu.

Obrolan makin menarik ketika Kamar Musik menanyakan alasan ia terjun langsung memproduseri karya solo ini.

“Jujur, ini pertama kalinya aku merambah jadi produser musik. Alasanku sederhana. Aku melihat banyak penyanyi yang sukses memproduseri karyanya sendiri seperti Maia Estianty, Charly van Houten, dan temen-teman musisi lainnya,” lontar ayah dari Geraldine Nur Aldiansyah yang memiliki bisnis kuliner sate taichan rock n roll tersebut.

https://youtu.be/UvIEpldjyF4

 

edofumikooo

Lagu Lyla Mana yang Terbaik Untuk Jadi Single ke-5 Album Ga Romantis?

Kamarmusik.net, JAKARTA – Gaeesss, grup band Lyla lagi galau nih. Mereka masih bimbang dalam memilih mana lagu di album Ga Romantis yang paling asyik untuk dijadikan single ke-5. Naga, Fare, Dennis, Dharma, dan Diffin sampai membuat polling khusus bertajuk “Lagu Pilihan Lyla” di social media lho. Sebagai Lyla Community sejati, pastinya kamu mau dong menolong mereka. Lagu Lyla apa saja sih yang head to head sebagai next single?

Ketiga lagu tersebut adalah “Bila”, “Sampai Disini”, dan “Pacar Satelit”. Kamar Musik juga ikut memantau traffic komentar dan polling yang digulirkan di akun resmi Facebook, Instagram, dan Twitter band yang baru genap berulang tahun ke-11 ini. Pilihan fans pun sangat beragam. Jawaban mereka dalam memilih lagu Lyla terbaik juga disertai berbagai alasan yang reasonable. Namanya pilihan tentu nggak bisa seragam, semua kembali pada selera.

Omong-omong soal polling, emang kadang-kadang bikin pusing. Setiap kepala pasti pasti berbeda selera. Masing-masing hati pasti berbeda rasa. Kalau mengandalkan subyektifitas, pasti nggak bakalan tuntas. Semua harus dirundingkan bersama agar mengerucut pada hasil yang obyektif. Memilih lagu Lyla untuk single ke-5 ini pun bukan perkara menang dan kalah. Memilih lagu ibarat memilih jodoh hahaha, takkan mudah (seperti lagu Lyla di album ini).

FYI… lagu yang sedang dipilah-pilih ini, nantinya juga akan dibuatkan video musiknya. Sama dengan keempat lagu Lyla sebelumnya: “Kehabisan Waktu”, “Turis”, “Ga Romantis”, dan “Dalam Dua Kisah”. Kamar Musik bakal membantu kalian memilih deh. Kalau soal aransemen musik, rasanya ketiga lagu ini sama-sama asyik. Mungkin ada baiknya kalau kita bicara soal estetika lirik. Tentu setiap lagu punya latar belakang cerita yang unik dan eksentrik.

Ini Dia Lirik ke-3 Lagu Lyla yang Bisa Menjadi Referensi Kamu Dalam Memilih

 

 

Lagu Lyla Mana yang Terbaik Untuk Jadi Single ke-5 Album Ga Romantis

Kita resapi liriknya yuks. Kamar Musik punya CD album original Ga Romantis nih. Pertama, lagu “Bila” dulu yaaa.

Kau pernah memintaku tuk bertahan/ Menghadapimu menerimamu/ Sampai kau bertemu dia/ Dan membagikan hatimu// Lupakan aku/ Bila itu membuatmu bahagia/ Baik baiklah kau dengannya/ Percayalah aku/ Disini kan baik baik saja// Lupakan/ Semua cerita tentang kita/ Biarkanlah menjadi kenangan/ Yang kan ku simpan/ Sebagai perjalanan hidupku//

Gimana kedalaman lirik lagu yang ditulis oleh Fare ini? Boljug lah. Sekarang kita lanjut ke lagu “Sampai Disini” yuks.

Bertahanku tak terpejam/ Bayangmu semakin menjauh menghilang/ Kubisikkan kata cinta/ Yang ku terima deraian air mata// Kupandangi wajahmu/ Dari sudut manapun yang ku suka/ Relakan relakan relakanlah// Peringanlah langkah kakiku// Maafkan aku tak ku penuhi janjiku/ Untuk sehidup semati/ Setia bersamamu/ Maafkan aku esok tak lagi pelukku/ Redakan rasa rindumu/ Oh sampai disini//

Dari pantauan Kamar Musik di Twitter Lyla, lagu ciptaan Naga ini sementara leading. Next, lagu “Pacar Satelit” yok.

Telephone ku berdering/ Ku yakin itu darimu/ Kau bilang engkau tau/ Ku dimana dengan siapa// Gila nya kau pun tau/ Kemejaku hitam kelabu/ Lalu kau ancam aku/ Jangan macam macam ya sayang// Lama lama kok rumit/ Kau pacar atau satelit/ Kau pantau terus aku/ Lama lama kok rumit/ Kau pacar atau satelit/ Kau buat pusing aku// Semakin hari semakin ketat/ pola pengawalan dari mu/ Lagi kau ancam aku/ Jangan macam-macam ya sayang/ Pacar atau satelit//

Secara judul, gimmick lagu ciptaan Naga ini udah dapet banget! Liriknya bikin gemes parah. Masih pacaran aja udah posesif bin over protectif ya, gimana nanti kalau udah sah di hadapan penghulu ya? Yang pernah mengalami, ngaku!

Jadi… Lagu Lyla Mana Dong yang Sebaiknya Dipilih?

Lagu Lyla Mana yang Terbaik Untuk Jadi Single ke-5 Album Ga Romantis

Biar tulisannya berimbang dan pemikiranmu berkembang, Kamar Musik juga mewawancarai Naga seputar polling lagu Lyla yang melibatkan seluruh Lyla Community. Dengerin dan simak aja langsung, kuy…

“Iya, kami lagi bimbang dan galau dalam menentukan mana lagu Lyla yang bagus untuk single ke-5. Kandidatnya adalah ‘Bila’, ‘Sampai Disini’, sama ‘Pacar Satelit’. Masing-masing personel Lyla pilihannya pun berbeda. Nah biar hasilnya lebih obyektif, kami bikin deh polling di social media. Hasilnya nanti pasti bakal jadi bahan pertimbangan positif untuk management dan label,” ungkap Naga tentang pemilihan single baru di album yang telah terjual sekitar 250 ribu keping dan telah mendulang double platinum ini.

Boleh tahu dong Naga, seperti apa sih proses kreatif dan keunikan dari lahirnya masing-masing lagu tersebut?

“Lagu ‘Bila’ ditulis oleh Fare, di arrangement sendirian sama Dharma. Waktu itu kami pengin ada lagu yang simpel dengan piano dan vokal aja,” lontar pemilik nama lengkap Indra Perdana Sinaga tersebut.

“Lagu ‘Sampai Disini, menurut kami punya kelebihan di lirik, yaitu lebih punya seni. Lagu ini jadi favorit almarhum mas Khrisna J Sadrach waktu kami kerjain bareng beliau. Sekilas orang yang dengar akan bilang lagu ini tentang kekasih yang sudah jenuh dan ingin putus. Padahal lagu ini aku tulis tentang perasaan ruh seseorang yang melihat orang-orang yang dicintainya menangis, saat dia meninggal. Hehehe, agak kelam ya,” beber sang vokalis.

“Kalau secara musik, lagu ‘Pacar Satelit’ ini paling disukai anak-anak Lyla. Yaaa, musiknya unik dan liriknya simpel. Lagunya paling enak buat dibawain live. Aku juga suka banget sama lagu ini,” beritahu Naga ke Kamar Musik.

Naaah, kamu udah dapat gambarannya seperti apa kan? Kalau Kamar Musik sih, suka sama ketiga lagu tersebut. Tapi kalau disuruh memilih, “Pacar Satelit” lebih kece sih. Kalau kamu suka sama yang mana? Ramaikan di kolom komentar yuksss…

edofumikooo

Yess, Video Lirik Asal Kau Bahagia Milik Armada Tembus 100 Juta Viewers

Kamarmusik.net, JAKARTA – Tepat hari ini, Rabu malam (14/6), band Armada meraup berkah dan kebahagiaan berlimpah. Hanya dalam hitungan 4 bulan, video lirik “Asal Kau Bahagia” sukses menembus angka 100 juta viewers di YouTube. Jelas, ini prestasi fenomenal yang ditorehkan Rizal (vokal), Mai (gitar), Endra (bass), Radha (gitar), dan Andit (drum). Kuintet asal Palembang ini adalah band pertama di Indonesia yang mampu mendulang rekor hebat ini.

Kamar Musik coba melakukan riset seputar keyword Asal Kau Bahagia. Hasilnya? Gokil abesss! Kalau kamu masuk ke Google, kata kunci tersebut dicari lebih dari 1.370.000 kali. Sementara itu di YouTube, ada lebih dari 231.000 orang yang mencari keyword judul lagu ini. Bagaimana di Instagram? Terlacak lebih dari 51.000 hasil postingan yang membubuhkan tagar Asal Kau Bahagia. Belum lagi ratusan masyarakat dan musisi yang mengcover lagu ini.

Lanjut ke soal cover mengcover, lagu ini menyedot antusiasme tinggi dari para penikmat musik. Mulai dari Hanin Dhiya yang memukau 29 juta viewers, sampai cover yang dibawakan para musisi luar negeri. Sebut saja fingerstyle klasik dari Igor Presnyakov, gitaris Amsterdam kelahiran Rusia yang bergenre virtuoso, sampai fingerstyle dari James Bartholomew, gitaris dan audio engineer Inggris jebolan University of The West of England.

Lagu yang mengantarkan Armada meraih penghargaan Band Paling Ngetop di SCTV Music Awards 2017 ini juga dibawakan oleh masyarakat dan pengamen dalam berbagai jenis genre, termasuk dangdut koplo. Belum pula puluhan versi yang diplesetin dengan gaya parodi unik. Kata Mai Armada nih, jangan sampai kamu dengerin lagu “Asal Kau Bahagia” sambil ngelamunin mantan. Udah deh. Biarkan sang mantan bahagia meski kamu masih mencintainya.

Asal Kau Bahagia Ibarat Kado Terindah Perjalanan Karier Armada Dalam 1 Dekade

Waktu memang bergulir dengan cepat. Berbagai cerita sedih dan bahagia, mengiringi perjalanan band Armada sampai ke usia 10 tahun. Yaaa, tanggal 24 Mei 2017 kemarin, Rizal dkk genap berusia 10 tahun. Konser 1 Dekade Armada pun telah mereka persembahkan. Band yang awalnya bernama Kertas ini pun mampu melewati masa-masa sulitnya dengan terus konsisten memberikan karya-karya terbaiknya yang terbungkus lewat 4 buah album studio.

“Asal Kau Bahagia” merupakan single kedua setelah “Pulang Malu Tak Pulang Rindu” yang akan mejeng di album kelima mereka nanti. Video lirik berdurasi 4 menit 19 detik itu ternyata ampuh mewakili perasaan banyak orang yang tetap mencoba tegar dan rela mengikhlaskan kebahagiaan untuk pasangannya. Lagu yang diracik sejak awal tahun 2016 itu akhirnya resmi dirilis di kanal YouTube Armada pada tanggal 3 Februari 2017 kemarin.

Angka 100 juta viewers tentu bergulir melalui sebuah proses. Proses kerja sama antar sesama personel, kerja keras management di belakang layar, dan udah pasti support luar biasa dari Pasukan Armada di seluruh pelosok negeri ini. Bulan pertama saja, pergerakan penonton video lirik mereka mencapai 15 juta viewers. Bulan kedua, animonya melejit ke 40 juta viewers, dan akhirnya pecah banget di bulan keempat dengan torehan rekor 100 juta viewers.

Benarkah Armada Merupakan Band Pertama di Indonesia yang Meraih Prestasi Ini?

Yess, Video Lirik Asal Kau Bahagia Milik Armada Tembus 100 Juta Viewers

Kamar Musik sih berani bilang iya. Lhooo, bukannya rekor 100 juta viewers lebih dahulu dipecahkan oleh Virgoun melalui video lirik “Surat Cinta Untuk Starla” pada 13 Mei 2017 kemarin yaaa? Apalagi saat berita ini diturunkan, pergerakan video musik milik suami Inara ‘Bexxa’ ini semakin berkibar di kisaran angka 120 juta viewers.

Well, bukan bermaksud untuk membanding-bandingkan. Tapi, coba pelajari histori kedua video lirik ini. Pertama, Virgoun melakukannya sebagai solois, bukan bersama Last Child. Kedua, angka 100 juta ini pecah dalam kurun waktu 1 tahun 3 bulan. Sementara video lirik band Armada melesat cepat hanya dalam hitungan 4 bulan 11 hari! Kesimpulan apa yang bisa dipetik? Keduanya wajib diapresiasi karena membuat bangga industri musik Indonesia.

Yess, Video Lirik Asal Kau Bahagia Milik Armada Tembus 100 Juta Viewers

Bagaimana kawanan Armada mensyukuri pencapaian rekor 100 juta viewers ini?

“Alhamdulillah karya kami akhirnya mampu melampaui 100 juta viewers di YouTube hanya dalam waktu 4 bulan. Sekali lagi semua ini hasil kerja keras banyak orang, terutama Pasukan Armada yang nggak pernah berhenti dalam memberikan support luar bisa hebat terhadap kami. Terima kasih juga buat semua penikmat dan pendengar musik di seluruh Indonesia yang telah mensupport karya-karya kami,” tutur Mai secara khusus kepada Kamar Musik.

Selamat ya teman-teman Armada, semoga pencapaian ini menjadi inspirasi hebat buat para musisi lain di Indonesia.

edofumikooo

Alasan Penyanyi Abio Salsinha Luncurkan Buku Kamera Cinta di Indonesia

Kamarmusik.net, JAKARTA – Konsisten dan Kontinyu! Dua kata ini yang menjadi rahasia sukses Abio Salsinha atas pencapaian prestasinya dalam berkarier di dunia entertainment. Belum lagi usaha keras penyanyi Timor Leste ini dalam mempererat tali persahabatannya dengan sejumlah artis dan penyanyi Indonesia. Kisah inspirasi ini yang kemudian ia ceritakan dalam buku perdananya: Kamera Cinta, Cara Baru Memotret Peristiwa dan Kehidupan.

Pertanyaan sederhana pun meluncur. Mengapa Abio Salsinha lebih memprioritaskan Indonesia sebagai tempat untuk meluncurkan buku Kamera Cinta? Padahal bisa aja kan ia merilis buku perdananya di kampung halamannya sendiri, Timor Leste. Yaaa… penyanyi kelahiran Asumano, Liquisa 4 Februari 1980 ini telah memperkenalkan bukunya dengan didampingi sahabatnya, Citra Kirana, pada Jumat (2/6) lalu di Hotel Aston Kuningan, Jakarta.

Alasan Penyanyi Abio Salsinha Luncurkan Buku Kamera Cinta di Indonesia

Dari hasil pantauan Kamar Musik, acara launching buku Kamera Cinta berlangsung meriah. Sejumlah tamu kehormatan hadir seperti Miguel Manetelu (perwakilan Menteri Sosial Timor Leste), Alberto Xavier Pereire Carlos (perwakilan duta besar Timor Leste untuk Indonesia), Claricia Lay (perwakilan KADIN Timor Leste), Jose Manuel Mesquita (perwakilan ketua Asosiasi Nasional Musik Timor Leste), dan sejumlah pengusaha Timor Leste lainnya.

“Ini merupakan sejarah untuk hubungan diplomatik antara Indonesia dengan Timor Leste. Saya sangat bangga dengan Abio Salsinha. Baru kali ini ada penyanyi Timor Leste yang berhasil launching karya bukunya di Indonesia. Ini sangat mengharukan dan menyentuh hati. Semoga apa yang dilakukan oleh Abio bisa menjadi inspirasi bagi para pemuda Timor Leste untuk terus berkarya,” ujar Miguel Manetelu yang diamini oleh Alberto Xavier Pereire Carlos.

Dalam buku yang tebalnya kurang lebih 174 halaman ini, Abio mengulas tuntas apa itu definisi kamera cinta. Melalui buku ini, ia membuka wawasan baru tentang bagaimana cara efektif dalam menggunakan kamera. Ada pula rahasia tersembunyi dan kekuatan tersembunyi di dalam kamera yang mungkin belum banyak yang menyadarinya. Lewat kamera cinta, seseorang bisa menghargai momentum perjalanan hidup menjadi sesuatu yang penuh makna.

4 Artis Indonesia Ini yang Jadi Inspirasi Abio Salsinha di Buku Kamera Cinta

Alasan Penyanyi Abio Salsinha Luncurkan Buku Kamera Cinta di Indonesia

Buku yang ditulis oleh Abio Salsinha dengan co-writer Lutfi JW ini juga menguak nama-nama selebriti Indonesia yang menginspirasi kariernya seperti Citra Kirana, Raffi Ahmad, Jessica Iskandar, sampai Ayu Ting Ting.

“Betul, mereka lah yang membuat saya bisa konsisten untuk mengembangkan karier di Indonesia. Jessica Iskandar contohnya, dia pun ternyata juga penulis buku. Bahkan sudah 2 buah bukunya terbit, sebentar lagi mau proses buku ketiga. Ceritanya penuh inspirasi dan itu yang membuatku juga terinspirasi untuk menulis buku,” ulas Abio.

Alasan Penyanyi Abio Salsinha Luncurkan Buku Kamera Cinta di Indonesia

Ia pun membuka rahasia bagaimana seorang Citra Kirana mampu membuat Abio gemetaran. Nah lho…

“Pertama kali aku bertemu Citra Kirana di daerah Cibubur, saat aku ke lokasi syuting sinetron Tukang Bubur Naik Haji. Dia sangat welcome saat aku minta foto dengan menyerahkan selendang Timor Leste. Saat itu aku gemetaran. Matanya, senyumnya, dan wajahnya sangat mendamaikan,” tulis Abio dalam buku perdananya.

“Sebelum kenal kamera cinta, aku pandang Citra Kirana karena wajahnya yang cantik dan bodinya yang bagus. Saya berimajinasi kurang baik. Ternyata menurut prinsip kamera cinta itu salah. Jangan pandang orang dari wajah dan statusnya, tapi pandanglah dari sisi hati dan jiwanya. Citra Kirana adalah bidadari yang tak boleh dijahati,” lontarnya.

“Bulan Desember 2016, kekagumanku pada Citra Kirana kian bertambah. Citra Kirana berlatih teater bersama orang biasa dan dia tidak berlaku sok bintang. Dia tetap kalem, rendah hati, dan murah senyum. Teater itu ia modali untuk sarana berbagi. Sekelas Ciki aja masih mau belajar acting, maka aku malu kalau tidak belajar juga,” kupas Abio lagi.

Alasan Penyanyi Abio Salsinha Luncurkan Buku Kamera Cinta di Indonesia

Yupsss… Citra Kirana pun mendukung keputusan Abio untuk menunjukkan eksistensinya di dunia hiburan tanah Air. Hal itu ia buktikan dengan mengejar waktu naik ojek online demi menghadiri acara launching buku Kamera Cinta.

“Jelas saya bangga kalau bisa menginspirasi orang. Saya senang apa yang saya lakukan, bisa menginspirasi Mas Abio sampai bisa menulis bukunya yang pertama. Saya juga awalnya nggak tahu kalau Mas Abio suka menulis. Jadi saat silaturahmi kerja terjalin, kemarin memang dia ngasih kabar, ‘Bisa nggak datang ke launching acara buku saya?’ Eh ternyata Mas Abio menjadikan saya sebagai salah satu inspirasinya,” ucap pesinetron kelahiran 23 April 1994 itu.

Perjuangan Puluhan Tahun Itu Pun Berbalas Sebuah Penghargaan

Alasan Penyanyi Abio Salsinha Luncurkan Buku Kamera Cinta di Indonesia

Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (LEPRID) yang diprakarsai Paulus Pangka memberikan award khusus kepada Abio Salsinha. Prestasinya adalah “Warga Negara Asing Pertama yang Secara Konsisten dan Kontinyu Berkarier di Bidang Seni Peran dan Musik, Dalam Rangka Meningkatkan Hubungan Persahabatan Timor Leste dan Indonesia”.

Menurut Paulus Pangka, penghargaan itu layak diberikan karena nggak banyak musisi asal Timor Leste yang bisa berkarier di Indonesia. Abio pun nggak hanya sekadar eksis di musik tapi juga mempererat hubungan kedua negara.

Alasan Penyanyi Abio Salsinha Luncurkan Buku Kamera Cinta di Indonesia

“Prestasi Abio di musik Indonesia memang belum terlalu banyak. Cuma perlu dicatat, dia berkarier di Indonesia juga memiliki misi untuk mempererat hubungan Timor Leste dan Indonesia,” ceplos Paulus Pangka di Jakarta.

Sementara itu, Abio mengaku bangga bisa menerima penghargaan khusus dari LEPRID. Pria yang mulai menyanyi sejak usia 7 tahun itu terharu misi dan tujuannya bermusik di Indonesia mendapat perhatian dan apresiasi khusus.

Alasan Penyanyi Abio Salsinha Luncurkan Buku Kamera Cinta di Indonesia

“Iya, selain nyanyi dan main sinetron, tujuan mulia saya untuk mempererat hubungan Timor Leste dan Indonesia. Karena Indonesia saudara, bukan orang lain. Maka saya pilih meniti karier di Indonesia,” ucap Abio sambil menangis.

Pulang Kampung, Abio Salsinha Disambut Oleh Ribuan Masyarakat Timor Leste

Alasan Penyanyi Abio Salsinha Luncurkan Buku Kamera Cinta di Indonesia

Dari hasil penelusuran Kamar Musik melalui akun resmi Facebook Abio Salsinha, Sarjana lulusan Universitas Oriental (UNITAL) Teknik Sipil dan Universitas Da Paz (UNPAZ) Teknik Industri ini mendapat kejutan luar biasa begitu tiba di Bandara Internasional Presidente Nicolau Lobato, di Kota Dili, Timor Leste, Kamis (8/6) kemarin.

Sejumlah musisi yang tergabung dalam Almamor pun menyambut hangat Abio ketika ia turun dari pesawat. Bahkan Abio diarak bak pahlawan oleh ribuan kendaraan dari bandara menuju tempat ia dilahirkan di Liquisa, Timor Leste.

“Saya bahagia dan terharu, ternyata rakyat Timor Leste, musisi yang tergabung dalam Almamor serta pejabat Timor Leste menyambut kedatangan saya. Terima kasih buat warga Liquisa yang udah mensupport karier saya selama ini,” urai Abio yang membawa penyanyi Indonesia seperti Winda Saskia, Lia Callia, dan Denias Ismail.

Alasan Penyanyi Abio Salsinha Luncurkan Buku Kamera Cinta di Indonesia

“Ini antara percaya dan tidak, semua warga Timor Leste sampai menunggu saya di bandara,” beritahu Abio terharu.

Hal ini tentu nggak lepas dari Buku Kamera Cinta yang diterbitkan oleh Penerbit Elmatera Publishing, Yogyakarta.

“Buku ini saya persembahkan untuk keluarga tercinta, para pahlawan Indonesia dan Timor Leste. Tunggu kejutan di buku kedua yang udah tertulis beberapa belas halaman,” tutur putra dari Angelina Salsinha dan Angelo Soares itu.

 

edofumikooo

 

Lesti Mencurahkan Isi Hatinya Lewat Lagu ‘Buka Mata Hati’, Sedalam Apa?

Kamarmusik.net, JAKARTA – Apa iya hidup di dunia ini hanya untuk berlomba-lomba mengejar harta? Rugi banget kan kalau nafas dan kesehatan yang diberikan Tuhan nggak dimanfaatkan untuk berburu amal kebaikan. Message ini yang sebenarnya ingin disampaikan oleh Lesti melalui single terbarunya “Buka Mata Hati”.

Kamu akan melihat sisi lain yang berbeda dari lagu yang didendangkan oleh pemilik nama lengkap Lesti Andryani ini. Tiada cengkok dangdut yang mendayu-dayu dari lagu “Buka Mata Hati”. Ini lah sesungguhnya lagu yang udah lama idam-idamkan oleh pedangdut remaja kelahiran Bandung, 5 Agustus 1999 ini. Ini dia single religi perdana dari Lesti.

Lagu yang diciptakan oleh Faisal “Echal” Fahmi dan diaransemen oleh Marcel Aulia ini bisa kamu nikmati di album Hits Religi Terbaik rilisan Trinity Optima Production. Sebuah karya ciamik dari Lesti “Kejora” yang coba mengajak para pendengarnya di seluruh Indonesia untuk berbuat baik dan mengisi kehidupan dengan hal-hal positif .

“Lagu ini sebenarnya bercerita sekaligus mengingatkan bahwa hidup ini hanya sementara. Oleh karena itu, kita harus berusaha memanfaatkan waktu yang sebentar ini dengan melakukan hal-hal positif. Amal baik yang kita tanam selama di dunia ini yang akan menjadi bekal penting di akhirat nanti,” tutur pelantun hits “Zapin Melayu” ini.

Sampai berita ini diturunkan, Selasa (6/6) malam, video musik “Buka Mata Hati” di YouTube telah menyedot perhatian pecinta musik Indonesia, khususnya LesLov, sekitar 353 ribu viewers. Banyak komentar positif yang bermunculan lho setelah Lesti menyanyikan lagu religi ini. Btw, ada kesulitan nggak ketika Lesti rekaman lagu ini?

 

“Kesulitan sih nggak ya, lebih tepatnya sih adaptasi. Biasanya kan aku nyanyi lagu dangdut yang pakai cengkok, kalau sekarang kan musiknya lebih ke pop melayu. Alhamdulillah, rekamannya cuma sebentar banget. Aku mulai jam 8 dan selesai jam 10,” ulas Pendatang Baru Wanita Terpopuler di ajang Indonesian Dangdut Awards 2015 itu.

Ada cerita seru nih di balik proses rekaman yang mungkin belum diulas oleh media-media lainnya.

“Jadi banyak lirik yang diganti dan banyak not yang diganti. Aku sangat tertantang untuk mempelajari lagu ini dengan baik. Hari itu dikasih lagunya, hari itu juga aku harus menguasai dengan baik. Soalnya ini lagu religi pertama yang udah lama aku tunggu sejak aku terjun ke dunia hiburan,” imbuh juara ajang D’Academy musim pertama ini.

Lirik Lagu Religi Lesti yang Sangat Menyentuh Hati

Lesti Mencurahkan Isi Hatinya Lewat Lagu 'Buka Mata Hati', Sedalam Apa

Biar nggak penasaran, Kamar Musik kasih deh lirik lagu “Buka Mata Hati”. Nyanyi bareng nggak dilarang kok 🙂

Sudah sekian lama di dunia
Tak jua kau memahami
Dunia seakan hanya tentang uang dan harta

Bagaimana,agar kau mengerti
Buka mata hati mu
Dengar firman ilahi
Ingatkah kau, pada kematian
Yang kau bawa hanyalah
Amal slama di dunia

Manusia yang paling mulia
Slalu menjaga hatinya
Dia sabar menerima cobaan yang Allah berikan
Hargailah hidup ini Selagi kau masih bernafas
Waktu tak akan menunggu
Hingga sampai kau sadar khilaf itu pastikan ada
Manusia tempatnya salah
Janganlah kau nodai hatimu dengan benci

Lagu ini menjadi salah satu lagu baru dari 11 track di album kompilasi Hits Religi Terbaik. Buat yang pengin membeli CD originalnya, kamu bisa langsung serbu deh gerai-gerai AlfaMidi dan Lawson yang tersebar di seluruh Indonesia.

Lesti Mencurahkan Isi Hatinya Lewat Lagu 'Buka Mata Hati', Sedalam Apa

“Setelah mendengar single ini, mudah-mudahan masyarakat Indonesia jadi terketuk hatinya dan membuka mata hati untuk selalu melakukan hal-hal baik dan menjauhi sesuatu yang buruk. Semoga banyak yang suka ya dengan lagu ini dan bisa membawa keberkahan bagi aku dan semua orang yang mendengarkannya,” harap Lesti yang mengaku sangat menyukai lagu “Ampuni Dosaku” nya D’Bagindas dan “Sholat” nya Setia Band di album kompilasi ini.

Terakhir ya Lesti, apa nih pesan kamu untuk seluruh LesLov di bulan suci ini?

“Yaaa… manfaatkan bulan suci Ramadan ini dengan baik seperti melakukan ibadah secara khusyu. Berdoa ya semoga kita semua kembali dipertemukan dengan bulan Ramadan tahun depan dalam keadaan sehat,” tutup Lesti.

edofumikooo

Kangen Sama Lagu Anak-Anak? Yuk Nonton Film Surat Kecil Untuk Tuhan

Kamarmusik.net, JAKARTA – Untuk memeriahkan hari Lebaran, ada film yang seru nih untuk ditonton bersama keluarga besar, yaitu Surat Kecil Untuk Tuhan. Film yang diproduksi oleh Falcon Pictures ini menampilkan dua pemeran utama yang aktingnya udah nggak diragukan lagi: Bunga Citra Lestari dan Joe Taslim. Kamar Musik nggak akan membedah sinopsis filmnya, namun lebih menjurus ke soundtrack filmnya. Apa sih keistimewaannya?

Yaaa… ilustrasi musik film yang disutradarai oleh Fajar Bustomi ini berisikan lagu hits anak-anak tempoe doeloe yang didaur ulang. Kumpulan soundtrack film ini dapat kamu nikmati dalam sebuah mini album yang bermaterikan 5 lagu anak-anak yang enak didengar sepanjang masa. Di antaranya ada “Ambilkan Bulan”,”Bintang Kecil”, “Nina Bobo”, “Tik Tik Bunyi Hujan”, dan “Suka Hati”. Lagu yang terakhir disebut, judul aslinya adalah “Kalau Kau Suka Hati”.

Agar musiknya lebih kekinian dan lebih nempel dengan cerita filmnya, seluruh lagu tersebut diaransemen ulang dan dinyanyikan kembali oleh anak-anak dari paduan suara Purwacaraka Music Studio Choir. Menurut sang sutradara film Surat Kecil Untuk Tuhan, kehadiran lagu anak-anak yang dinyanyikan dalam format choir itu mampu menambah suasana film menjadi jauh lebih megah. Lagu “Suka Hati” pun sampai dibuatkan video musiknya lho.

Untuk hasil maksimal, Falcon Pictures menunjuk Rizal Mantovani untuk menyutradarai video musik “Suka Hati”.

Kangen Sama Lagu Anak-Anak Yuk Nonton Film Surat Kecil Untuk Tuhan

“Falcon Pictures ingin sebuah video klip yang bisa mewakili dan menggambarkan kesucian hati anak-anak. Berangkat dari itu, saya membuat video klip dengan penggunaan warna putih sebagai lambang kesucian. Lahirlah visualisasi mulai pakaian para pemeran video klip, latar, properti, dan penggunaan instrumen musik pun juga menggunakan warna putih,” beritahu Rizal Mantovani yang memilih melibatkan anak-anak yang belum terbiasa syuting.

Avrilla Sigarlaki, pemeran Ningsih kecil dalam film Surat Kecil Untuk Tuhan, dilibatkan untuk membintangi video musik ini. Ia beradu akting dengan Aura Kasih yang memerankan tokoh Ningsih setelah ia tumbuh dewasa.

“Aku ikut bangga sih karena orang-orang bisa mendengarkan kembali lagu anak-anak zaman dulu,” papar Avrilla.

Avril juga turut prihatin akan kurangnya pasokan lagu anak-anak saat ini.

“Anak-anak sekarang jadi suka dengerin lagu-lagu barat, karena lagu untuk anak-anaknya nggak ada. Aku tadinya malah nggak hafal lagu ini. Selain kurang familiar, lagu anak kecil udah jarang disetel juga sekarang,” sambung Avril.

Ternyata Ini Alasan Film Surat Kecil Untuk Tuhan Memakai Lagu Hits Anak-Anak

Kangen Sama Lagu Anak-Anak Yuk Nonton Film Surat Kecil Untuk Tuhan

Film yang diangkat dari novel best-seller karya Agnes Davonar ini bulat memilih 5 lagu lama anak-anak sebagai soundtrack nya. Jadi penasaran pengin dengerin penjelasan langsung deh dari Falcon Pictures.

“Sebenernya kami ingin membuat campaign ‘We Are The World’ nya Michael Jackson. Karena lagu anak-anak sekarang bisa dibilang udah hampir nggak ada,” jelas Frederica, produser Falcon Pictures.

“Anak-anak sekarang lebih dengerin lagu barat. Jadi sebenarnya kami pengin coba nge-remix lagu anak-anak dengan nuansa yang baru,” beber Frederica.

“Intinya kami pengin sharing happiness. Lagu anak-anaknya biar tergambar banget dan para orangtua yang mengajak anaknya nonton film ini, akan memperkenalkan lagu-lagu anak yang dulu terkenal,” ceplos sang produser.

Wah… oke juga penuturan Ibu Frederica. Semoga kembali bermunculan lagu anak-anak yang kaya pesan moral ya.

Fajar Bustomi pun menambahkan kalau kemunculan lagu anak-anak tersebut akan membuat para penonton larut dalam kisah yang disajikan dalam film Surat Kecil Untuk Tuhan.

“Ada salah satu scene di mana Angel kecil dan kakaknya tidur di gerbong kereta. Ditambah masuknya lagu ‘Nina Bobo’ dengan aransemen yang baru. Hasilnya, adegan tersebut semakin menyentuh dan bikin merinding,” jelas Fajar.

Iya deh, semoga film ini mampu memopulerkan kembali lagu anak-anak dari invasi lagu-lagu remaja bertema cinta.

edofumikooo

 

Biar Nostalgia Lebih Menawan, Calvin Jeremy Bikin Video di Korea Selatan

Kamarmusik.net, JAKARTA – Ngaku dooongs, siapa nih yang kangen berat sama Calvin Jeremy? Nah, Kamar Musik bawa kabar te-o-pe abiezzz nih dari doi. Penyanyi kelahiran Jakarta 6 Mei 1991 ini bakal ngasih kejutan spesial lewat album barunya yang berjudul Nostalgia. Yupsss… cowok yang dijuluki The John Mayer of Asia ini tengah melibati syuting 2 video musik sekaligus di Korea Selatan. Tuh kan, udah pengin buru-buru liat hasilnya ya?

Sebagai musisi, pemilik nama lengkap Calvin Jeremy Sihombing ini selalu punya strategi jitu dalam mengeksplor karya-karya musiknya. Demi album ketiga ini, penyanyi dengan ciri khas vokal husky dan falsetto ini beneran ingin memanjakan para penikmat musik tanah air, khususnya Calvriends. Siap-siap terpukau deh sama lagu dan video musik kecenya yang berjudul “Nostalgia” dan “All Right” dengan eksotisme pemandangan cantik di Korea Selatan.

Khusus lagu “All Right”, ia berkolaborasi dengan musisi idolanya, Wouter Hamel. Calvin Jeremy dan penyanyi jazz asal Belanda itu melakoni syuting video musik di kota Seoul. Beberapa lokasi yang dijadikan setting antara lain Namsan Tower, Hongdae, Itaweon, Insadong, Myeondong, dan Dongdaemun Design Plaza. Gedung-gedung tinggi nan modern, bangunan-bangunan tradisional, dan kesibukan kota Seoul akan menambah keren video musik “All Right”.

Biar Nostalgia Lebih Menawan, Calvin Jeremy Bikin Video di Korea Selatan

Bagaimana dengan video musik “Nostalgia”? Awas meleleh sama pemandangan indah nan terbentang di provinsi Gangwon. Whoaaa.. itu kan lokasi yang dipakai untuk syuting drama Goblin. Pemilik album studio Selamanya (2010) dan Calvin Jeremy (2012) ini menuangkan ungkapan hatinya lewat postingan foto di Instagramnya calvinjeremy

“Hari ke 9 di Korea untuk pembuatan#MusicVideo #CalvinJeremyNostalgia &#CalvinJeremyAllRight. Foto ini kurang lebih menggambarkan suasana di sini. Damai, tenang, menyenangkan, dan ada perasaan yang gak bisa digambarkan dengan kata-kata, hanya bisa dirasa.”

Sederet Kejutan Lain yang Dipersembahkan Calvin Jeremy di Album Nostalgia

Biar Nostalgia Lebih Menawan, Calvin Jeremy Bikin Video di Korea Selatan

Hadeeuuhh… 2 video musik tadi beneran bikin Kamar Musik kepo maksimal euy. Sekarang biarkan Calvin Jeremy menuntaskan scene demi scene nya di Korea Selatan. Biar nanti kita juga puas sama hasil kreativitasnya, ya kan? Selain “All Right” dan “Nostalgia”, ada beberapa track yahud di album ketiga yang nggak kalah cihuy.

Penyanyi yang pernah tergabung di The Freaks bersama Nikita Willy, Teuku Rassya, dan Aliando Syarief itu akan merilis album Nostalgia pada akhir tahun 2017. Salah satu lagu asyik yang bakal mejeng adalah “Kita”. Dalam video musik yang dirilis akhir tahun 2016 itu juga menghadirkan pelakon YouTubers kondang Malaysia, seperti Nandy dan Epul. Khusus lagu ini, Calvin Jeremy berduet dengan penyanyi asal Malaysia, yaitu Daiyan Trisha.

Oh iya, satu lagi track yang bakal nongol di album Nostalgia adalah “Tak Berdua”. Tepat tebakan kamu. Lagu ini merupakan sekuel dari lagu “Berdua”. Jadi… lagu “Tak Berdua” ini ditulis berdasarkan pengalaman pribadinya saat lagi patah hati. Lewat lagu ini, pemain film Hasduk Berpola ini ingin mencerahkan para pendengarnya bahwa ada kalanya kita harus sepakat mengakhiri sebuah hubungan demi kebaikan masing-masing pihak.

Bocorannya nih, cowok yang berkesempatan menyanyikan kembali hit milik Chrisye berjudul “Hip Hip Hura” di album kompilasi Melody Chrisye (2016) itu mencoba menampilkan genre musik era 80-an di album Nostalgia. Untuk mempercantik aransemen, Andre Dinuth dipercaya untuk mengisi suara gitar di beberapa track album ini.

Kilas Balik Yuksss, Perjalanan Calvin Jeremy di Industri Musik Indonesia

Biar Nostalgia Lebih Menawan, Calvin Jeremy Bikin Video di Korea Selatan

Namanya mulai diperhitungkan ketika Calvin memperkenalkan lagu “Dua Cinta Satu Hati”, yang langsung nangkring di top chart radio-radio di seluruh tanah air pada tahun 2010. Kebintangannya juga meluas sampai Filipina berkat kolaborasinya dengan dengan Asia’s Multiplatinum Acoustic Sweetheart asal Filipina, Sabrina Orial, di lagu “Just The Way You Are”. Momen itu ia maksimalkan juga untuk membuat video musik “Maaf” di kota Manila.

Medio tahun 2011, Calvin Jeremy berkolaborasi dengan Kementerian Budaya dan Pariwisata Republik Indonesia dalam video musiknya, “Wanita Tak Biasa”. Pengambilan lokasi syuting di Bali dan Pulau Komodo, sekaligus bertujuan untuk mempromosikan wisata Indonesia melalui video musik tersebut.

Kecemerlangan Calvin berlanjut ketika ia merilis album keduanya tahun 2012. Single jagoannya yang berjudul “Berdua”, kembali melesat dan menguasai berbagai top chart radio-radio di Indonesia. Terobosan cerdas lainnya adalah ia mengajak Wouter Hamel untuk kolaborasi. Gayung pun bersambut. Calvin pun dilibatkan pada konser Wouter Hamel di Java Jazz Festival 2013 di Jakarta.

Wouter yang belum pernah sekalipun membawakan lagu milik orang lain secara mengejutkan mau membawakan lagu “Berdua” milik Calvin. Silaturahmi mereka bersambung ketika Hamel kembali menggandeng Calvin Jeremy dalam Asian Tour peluncuran album anyar Wouter Hamel berjudul Pompadour pada pertengahan tahun 2014. Rentetan sejarah ini yang akhirnya membuat Calvin untuk mengajak Hamel berkolaborasi lagi di lagu “All Right”.

edofumikooo

 

 

Maher Zain, Raef, dan Harris J Adu Keren Sama Fadly dan Indah Nevertari

Kamarmusik.net, JAKARTA – Salah satu album religi kece yang wajib ada di rak CD kamu tahun ini adalah album Religi Terbaik. Mengapa? Sesuai judulnya, album yang diproduksi oleh Jagonya Musik dan Sport Indonesia bersama DNA Production ini dihuni oleh para penyanyi terbaik yang dari luar negeri maupun dari dalam negeri. Maher Zain – penyanyi dan penulis lagu asal Swedia ini – bahkan menyanyikan 5 lagu yang dikemas dalam bahasa Indonesia.

Kamu bakal hanyut deh mendengarkan suara emas pemilik album studio Thank You Allah (2009) dan Forgive Me (2012) ini. Maher Zain menyanyikan “Tuntunku KepadaMu”, “Sepanjang Hidup”, dan “Ya Nabi Salam Alayka”. Sementara 2 lagu lain: “Peace Be Upon You” dan “Ramadan”, ia nyanyikan kembali dalam versi bahasa Indonesia.

Album Religi Terbaik ini bermaterikan 10 track. Kalau separonya telah diborong Maher Zain, siapa penyanyi tanah air yang ikut berkontribusi di album ini?

Pertama adalah Fadly, mantan vokalis grup band Padi yang kini eksis bersama Musikimia. Penyanyi asal Makasar ini menghadirkan dua tembang religinya, yaitu “Selimut Putih” dan “Menunggu PanggilanMu”. Kedua adalah Indah Nevertari, juara pertama Rising Star Indonesia musim pertama. Dara cantik berhijab kelahiran Medan yang pada tanggal 11 Mei lalu genap berusia 25 tahun itu, menyumbangkan lagu berjudul “Rabbana”.

Delapan lagu sudah diulas. Nah, dua lagu lain dipersembahkan oleh 2 orang musisi internasional yang juga memiliki jutaan penggemar setia di Indonesia. Pertama adalah Harris J. Remaja asal Inggris yang merupakan jebolan BRIT School of Performing Arts London tersebut menyanyikan lagu “Save Me From Myself”.

Berikutnya ada Raef Haggag. Penyanyi kelahiran Washington, 8 Agustus 1982 ini siap menghibur lewat lagu berjudul “You Are The One”. Popularitas musisi asal Mesir ini udah nggak diragukan lagi di Indonesia dan bahkan ia disebut-sebut sebagai The Next Maher Zain. Raef sendiri pernah berkolaborasi sama D’Masiv lewat tembang “TalaAl Badru”.

Apa Kata Maher Zain dan Fadly dengan Meluncurnya Album Religi Terbaik Ini?

Maher Zain, Raef, dan Harris J Adu Keren Sama Fadly dan Indah Nevertari

“Aku bersemangat sekali. Album ini mendapat respons bagus, dari laguku ‘Peace Be Upon You’, terima kasih Indonesia,” tutur Maher Zain yang ketika dihubungi melalui video call dalam acara peluncuran album Religi Terbaik di KFC Kemang, tengah berada di Afrika.

Steve Lillywhite, produser band-band besar di dunia yang sekarang menjadi CEO Jagonya Musik dan Sport Indonesia, menyatakan bahwa keterlibatan Maher Zain di album ini akan menarik banyak masyarakat Indonesia untuk beramai-ramai membeli album Religi Terbaik.

“Maher Zain adalah artis internasional pertama di KFC dan kami sangat bangga bisa bekerjasama dengan penyanyi religi kelas dunia. Saya yakin bahwa album Religi Terbaik ini akan menjadi album yang diminati masyarakat Indonesia,” beber produser asal Inggris yang telah dianugerahi 6 grammy awards ini. 

Weew, makin gokil aja kan tambahan nama besar yang berjasa dalam melahirkan album ini ke tengah masyarakat.

“Kami beri nama album Religi Terbaik karena memang materi dan semua penyanyi yang mengisi adalah yang terbaik,” papar Rina Novita, CEO DNA Production.

Fadly pun nggak ketinggalan bahagia dengan peluncuran album kompilasi religi terbaik ini.

“Saya senang bisa kembali ikut terlibat. Awalnya saya pernah duet dengan Maher Zain, tapi sekarang saya sendiri membawakan lagu ‘Menunggu PanggilanMu’ dan ‘Selimut Putih’ di album kompilasi ini. Nah… lagu ‘Menunggu PanggilanMu’ sendiri adalah lagu soal Umrah atau Haji.  Saya sudah lama juga pengin naik Haji tapi masih belum kesampaian. Mudah-mudahan dengan lagu ini mungkin kelak saya beneran bisa naik haji,” harap Fadly.

edofumikooo

Kisah Inspiratif Abio Salsinha, Petani Desa yang Berhasil Jadi Penyanyi (2)

Kamarmusik.net, JAKARTA – Ketika kamu punya mimpi, kejarlah terus mimpi itu dan jangan pernah berhenti. Percaya deh suatu saat nanti, segala pengorbanan dan kerja keras yang kamu lakukan itu pasti akan terbayar lunas. Kamar Musik akan melanjutkan kisah inspiratif seorang penyanyi yang punya semangat juang tinggi dan nggak pernah lelah dalam mewujudkan mimpi-mimpi besarnya. Sang petani desa itu bernama Abio Salsinha.

Siapa yang menduga ia bisa masuk studio rekaman dan punya 7 album. Album pertamanya berjudul Fulan ho Fitun. Ia berduet dengan musisi Timor Leste, Tonny Pereira. Album keduanya yaitu Metan Morena, kalau diterjemahkan artinya hitam manis. Album ketiganya adalah Keta Loko An, artinya hidup jangan terlalu menyombongkan diri. Album keempatnya adalah Gloria Haleluia, ada sebuah lagu Natal yang ia berduet kembali dengan Tonny Pereira.

Album kelimanya berjudul Tebe Likurai. Album keenam memakai judul bahasa Indonesia, Berterus Terang. Album ketujuhnya ia beri titel CLBK & Maria La Jadi. Dari seluruh album itu beberapa lagu jadi hits. Di antaranya “CLBK”, “Maria Lajadi”, “Didi”, “Laran Ne’e Tanis”, “Obrigado Doben”, “Tei Sando Lei”, “Keta Loko An”, “Tebe Likurai”, “Komarka”, “Tei Sendler”, dan lainnya. ‘Mantan’ petani desa itu lagi proses merampungkan album ke delapan.

Kisah Inspiratif Abio Salsinha, Petani Desa yang Berhasil Jadi Penyanyi (2)

Dalam salah satu track nya, Abio Salsinha berkolaborasi dengan aktris cantik Citra Kirana. Lagu yang mereka nyanyikan yaitu “Cinta 1 Dalam 2 Negeri”. Meski sibuk dalam dunia entertainment, musisi yang memiliki nama lengkap Abilio Soares Salshinha itu juga mampu membagi waktunya untuk menimba ilmu. Pada akhir tahun 2016 lalu, pria kelahiran Liquisa 4 Februari 1980 ini berhasil menjadi Sarjana Teknik di UNPAZ (Universidade Da Paz).

Bukan hanya eksis di dunia tarik suara, Abio Salsinha juga berhasil menjelajah dunia seni peran. Nggak heran kalau penyanyi Timor Leste ini memiliki banyak penggemar di Indonesia. Beberapa sinetron telah ia mainkan, salah satu yang fenomenal adalah Tukang Bubur Naik Haji. Kisah inspiratif hebat lainnya adalah Abio juga seorang penulis buku lho. Tanggal 2 Juni besok, di sebuah hotel di Jakarta, ia siap meluncurkan buku perdananya berjudul Kamera Cinta.

Ini dia bagian kedua kisah inspiratif Abio Salsinha yang penuh drama.

Cerita Kegigihan Sang Petani Desa yang Mampu Menembus Studio Rekaman

Kisah Inspiratif Abio Salsinha, Petani Desa yang Berhasil Jadi Penyanyi (2)

“Setelah lulus sekolah, impian saya untuk menjadi penyanyi terus bergelora. Untuk membuat album kan butuh dana yang tidak sedikit. Ketika mau rekaman, saya keluarkan semua uang yang selama ini saya tabung dengan susah payah. lagu. Waktu itu saya berprinsip, nggak mau meminta dana kepada siapa pun,” imbuh Abio yang selalu menyempatkan menulis syair lagu meski sibuk dengan pekerjaannya.

Selama memiliki niat baik dan kemauan tinggi, semua kesulitan yang menghadang pasti bisa dilewati.

“Jadi lah saya terbiasa mandiri. Seluruh album, saya langsung yang memproduserinya. Masing-masing album, baik itu CD maupun syuting video musiknya, saya produksi sendiri. Minimal sekali cetak CD sebanyak 500 keping. Saya punya moto, selagi masih mentah (musik) itu punya aku, tapi setelah masak (jadi CD album) itu punya semua orang,” ceplos musisi yang memiliki nama lengkap Abilio Soares Salshinha ini

Ia optimistis semua perjuangan yang ia lakukan di musik, pasti akan memberi inspirasi positif ke masyarakat luas.

“Buat saya, hidup di dunia hanya dua hal yang kita lakukan. Pertama, selagi bisa membuat sejarah, ya kita harus ciptakan. Setelah itu, kita akan kembali ke dunia atau alam yang lain. Kedua, memori. Kisah inspiratif dan lika-liku saya selama di dunia entertainment, semoga bisa menjadi penyemangat dan dilanjutkan oleh generasi muda yang akan datang,” lontar pria yang mulai menyukai musik sejak ia masih berumur 8 tahun ini.

Proses itu rangkaian panjang menuju sukses. Meski lahir dari keluarga petani, apa iya dia nggak bisa jadi penyanyi?

“Saya pengin memperkenalkan musik Tetun di negara Timor Leste dan negara-negara Asia lainnya, termasuk Indonesia. Kalau selama ini, mungkin saya belum mendapat support dari pemerintah, ya saya tetap akan maju terus. Setidaknya langkah saya ini bisa menginspirasi artis-artis muda Timor Leste yang lain,” tutur Abio mantap.

Lika-Liku Hidup: Ada yang Beneran Tulus, Ada Juga yang Baik Tapi Nggak Tulus

Kisah Inspiratif Abio Salsinha, Petani Desa yang Berhasil Jadi Penyanyi (2)

Bukan setahun-dua tahun Abio Salsinha berkecimpung di industri hiburan. Ia telah malang-melintang di dunia entertainment selama 20 tahun lebih. Buat orang yang masih awam dengan peta industri showbiz, ia pasti pernah mengalami hal-hal yang sangat menyakitkan. Salah satunya ditipu orang yang selama ini dekat dengan dirinya.

“Aku bersyukur kepada Tuhan, bisa punya nama baik di dunia hiburan seperti sekarang. Meski awalnya sangat berliku, suatu hari pasti ada jalan yang terbaik. Meski berat, apapun yang terjadi, aku nggak akan meninggalkan dunia entertainment. Kalau kita galau terus setelah ditipu orang, saya nggak akan bisa maju terus,” curhatnya.

Lalu bagaimana Abio menyikapi kalau ada orang yang selama ini baik justru malah menikungnya dari belakang?

“Saya biasa aja, dia tetap jadi sahabat saya. Mungkin dari pengalaman bersama dia, saya bisa kenal orang baik jauh lebih banyak. Saya nggak mau cemberut atau bete. Kalau ketemu orang-orang tipe begitu, saya akan terus bertegur sapa. Meski rasanya sedih, tapi semua itu saya anggap sebagai motivasi untuk terus melangkah,” terang Abio.

Sebagai penyanyi senior Timor Leste, ia terus memberi motivasi ke generasi muda untuk terus mendulang prestasi.

Kisah Inspiratif Abio Salsinha, Petani Desa yang Berhasil Jadi Penyanyi (2)

“Buat seluruh pemuda Timor Leste, talenta hebat itu jangan disembunyikan. Jangan cuma nyanyi di dapur atau di kamar mandi saja. Petani desa seperti saya aja bisa. Tunjukkan kalau kamu punya suara bagus. Siapa tahu kamu bisa terangkat dan bahkan mampu mengharumkan nama negara di mata dunia,” pesan musisi yang siap memaparkan lebih detail seputar kisah seru dan menyenangkan di dalam 4 bab dan 190 halaman lebih buku Kamera Cinta.

edofumikooo