Arsip Tag: malang

Video Live Session Pahlawanku, Cara Ujung Titik Apresiasi Kemerdekaan

Kamarmusik.net, JAKARTA – Semua pasti merindukan suasana kemerdekaan. Nah… belum lama ini Ujung Titik merilis karya terbaru mereka yaitu video live session lagu “Pahlawanku”. Ini merupakan salah satu single dari album Tekstular milik band indie asal Kota Malang tersebut.

Video yang didokumentasikan oleh Zarry Bannonk dan Dejay ini dibuat untuk mengapresiasi hari ulang tahun Republik Indonesia sekaligus ajang pemanasan sebelum melaunching album perdana mereka .

Bung Karno Jadi Inspirasi Buat Ujung Titik

“Lagu Pahlawanku terinspirasi dari salah satu karya Bung Karno yang berjudul Naar De Republiek Indonesia. Sayang, nama beliau sulit kita temui dalam buku-buku kurikulum sekolah formal. Bahkan beliau mati tragis dibunuh oleh bangsanya sendiri” lontar Riqar Manaba, sang vokalis sekaligus penulis lirik.

Untuk pengambilan gambar, Ujung Titik merekam aksi video mereka di Campfire, Malang.

“Video live session ini merupakan ekspresi kami dalam merayakan Hari Kemerdekaan, sekaligus memperkenalkan single yang rencananya bakal rilis dalam waktu dekat,” tambah Aden Asharie, gitaris Ujung Titik.

Ujung Titik emang hanya terdiri dari 2 personel: Aden Asharie dan Riqar Manaba. Nggak jarang mereka disangka duo. Namun mereka menegaskan lebih nyaman disebut band karena mereka lebih sering tampil atraktif dalam format band dengan bantuan beberapa additional player. No problem, yang penting terus kreatif dalam berkarya.

(@edofumikooo)

Nganchuk Crew, Band Indie Nyentrik dari Kota Malang. Kita Kenalan Yukss

Kamarmusik.net, JAKARTA – Banyak media mainstream ogah memberitakan band-band indie dengan alasan “nggak penting” dan “menurunkan traffic“. Kamar Musik, sebaliknya. Band indie layak dan pantas untuk mendapat panggung publikasi. Asal kamu tahu, band-band indie punya massa super fanatik lho. Contohnya, Nganchuk Crew.

Band-band indie terkenal kritis dalam menyuarakan aspirasi masyarakat kelas bawah (wong cilik). Penggemar mereka loyal dan rela merogoh dalam-dalam uang tabungan demi nonton konser, membeli CD, bahkan memborong merchandise. Fans mereka bukan settingan atau kumpulan alay yang doyan ngebully orang di media sosial.

Band indie yang terpantau radar Kamar Musik seperti Nganchuk Crew ini punya jutaan massa luar biasa di daerah Malang, Jawa Timur. Nganchuk Crew ini bukan band indie biasa. Mereka memilih hip hop, rap explicit, atau rap kosroh sebagai genre musik. Lagu-lagu mereka pun sangat nyentrik dan uniknya dengan memakai bahasa Jawa.

Ini Daftar Lagu Nganchuk Crew yang Sering Ditongkrongin Fans di YouTube

Nganchuk Crew, Band Indie Nyentrik dari Kota Malang. Kita Kenalan Yukss

Coba kamu stalking karya-karya unik mereka di YouTube. Sebut saja “Cenkghoer”, “Koncoku Gathel”, “Pring Cagak Radio”, “Ayo Mendem”, “Mrs Heppy Me Kibau”, “Sarap Maneh”, “Gak Mbois”, sampai “Utang”. Di lagu terkahir disebut, Nganchuk Crew berkolaborasi dengan Goodboy Jimmy.

Lirik-lirik bernuansa gokil, somplak, dan konyol mereka tuangkan ke dalam lagu. Karya mereka, ternyata lumayan disukai di kanal YouTube. Sebut saja “Cenkghoer” (362 ribu penonton), “Koncoku Gathel” (300 ribu penonton), “Pring Cagak Radio” (233 ribu penonton, “Ayo Mendem” (226 ribu penonton), “Utang” (196 ribu penonton).

Kebayang Untuk Menerjemahkan Lagu-Lagu Bahasa Jawa Milik Nganchuk Crew?

Nganchuk Crew, Band Indie Nyentrik dari Kota Malang. Kita Kenalan YukssData ini Kamar Musik suguhkan pada hari Kamis (12/5/2016). Semoga setelah berita ini mengudara, tambah rame lagi yang penasaran sama band yang bernaung di bawah poemSgate production ini.

Dalam situs mesin pencari Google, belum banyak info yang mengulas sepak terjang band yang beranggotakan Koko, Sigit, Afratese, Marga O, dan Eko. Kalau kamu pengin kenalan lebih jauh dengan Nganchuk Crew, langsung dah follow Twitter mereka ya, @NC_TanpaManager.

(@edofumikooo)