Mengenang Yon Koeswoyo, 9 Lagu Koes Plus yang Selalu Melekat di Hati

Mengenang Yon Koeswoyo, 11 Lagu Koes Plus yang Selalu Nempel di Hati

8. Kembali ke Jakarta

Lagu hits Koes Plus ini menjadi saksi kembalinya Yon Koeswoyo dan kawan-kawan ke percaturan industri musik Indonesia. Ya, lagu ini menandakan comeback nya mereka dari nama Kus Brothers, Koes Bersaudara, hingga melekatkan nama baru yaitu Koes Plus. Yupss, lagu ini nongol dalam album Dheg Dheg Plas yang rilis tahun 1969.

Lagu “Kembali ke Jakarta” seolah sebagai anthem para pemudik atau perantau yang kembali ke ibukota setelah puas liburan di kampung halamannya. Lagu ini sebagai penada kembali menggeliatnya wajah Jakarta dengan sederet masalah kemacetan sampai ladang tempat bersandarnya para pencari kerja yang baru.

Jika lagu ini berkumandang, artinya kamu kudu kembali menyiapkan energi baru untuk beraktivitas di tempat kerja.

9. Kisah Sedih di Hari Minggu

Inilah hebatnya Koes Plus. Legenda musik Indonesia ini bisa mengukir lirik yang tak lekang oleh perubahan zaman. Lagu ciptaan Tonny Koeswoyo ini merupakan lagu terbaik Koes Plus yang masuk dalam album Koes Plus Volume 2 yang dirilis tahun 1970.

Judulnya aja udah bikin orang bertanya-tanya. Mengapa hari minggu yang identik dengan liburan dan waktu bersantai, malah terkontaminasi oleh penggalan kisah sedih?

Lagu ini pernah dinyanyikan kembali oleh pesinetron sekaligus penyanyi Marshanda pada tahun 2005. “Kisah Sedih di hari Minggu” mejeng di album kedua mantan istri Ben Kasyafani itu yang bertajuk Marshanda (self-titled).

10. Diana

https://youtu.be/aRUpZ0NztdI

Ortu kita zaman dulu pasti hafal luar kepala dengan lagu ini. Kids zaman now, mungkin ada yang pernah mendengar lagu ini meski hanya selintas. Lagu bernada riang ini diciptakan oleh Tony Koeswoyo. “Diana” merupakan hits dari Koes Plus yang terangkum dalam album Koes Plus Volume 8 yang rilis di tahun 1973.

Melodinya yang manis dan liriknya nan menggelitik, membuat lagu ini jadi salah satu favorit para penikmat musik Koes Plus dari berbagai generasi. Liriknya seolah ingin memberikan bukti bahwa cinta seseorang terhadap pasangannya adalah sungguh-sungguh. Bahkan, pria yang dimaksud di lagu ini dengan tegas berani menghadap orangtua sang gebetan demi menyatakan keseriusan cintanya. Jadi cowok emang harus gentle, ya kan?

11. Buat Apa Susah

Lagu ciptaan Yok Koeswoyo ini merupakan hits yang terbungkus di album Koes Plus Volume 8 dan dirilis tahun 1973. Lagu ini memiliki lirik yang gampang diingat oleh para pendengar musik maupun para pengamen jalanan.

Coba resapi makna dari syairnya: Kekasihku apa yang kau risaukan/ Kerjamu hanya melamun saja//

Lirik pembukanya udah bikin kepo. Ada suasana kesepian yang mungkin disebabkan oleh musibah atau masalah yang berujung kegalauan. Kalimat ini diperkuat dengan konotasi ‘melamun’ sebagai keinginan untuk menenangkan diri dari sesuatu yang mengganjal di hati dan menjadi beban pikiran

Penggalan syair berikutnya adalah ajakan untuk move on: Tak berguna Kau bersedih hati/ Tertawalah sayang//

Yupss, sedih jangan dibiarkan berlarut. Menciptakan suasana gembira adalah sebuah solusi, karena galau berkepanjangan hanya akan memperburuk keadaan. Tertawa merupakan obat mujarab untuk menyembuhkan segala permasalahan.

Kalau pacar sedih, lagu ini bisa kamu nyanyikan untuk menghiburnya. Di balik kesulitan pasti sudah disiapkan kemudahan. Masih ada harapan kok untuk menatap hari esok menjadi lebih cerah.

Teks: edofumikooo